Kabar Daerah Berita

Kapolresta Karawang Kerahkan SSK Brimob Amankan Nobar Jakmania dan Viking

Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto pimpin langsung pengamanan dan penyekatan suporter Jakmania serta pengawalan nobar bersama Karo Ops Polda Jabar.
Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto pimpin langsung pengamanan dan penyekatan suporter Jakmania serta pengawalan nobar bersama Karo Ops Polda Jabar.

Karawang, MAHIDARA – Polresta Karawang menggelar apel pratugas pengamanan, penyekatan suporter Jakmania, dan pengawalan nonton bareng laga sepak bola pada Sabtu (12/9/2026). Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto memimpin langsung kegiatan tersebut di wilayah Kabupaten Karawang.

Kepolisian lazim menggelar apel pratugas sebagai forum pengecekan kesiapan personel sebelum turun ke lapangan. Forum semacam ini biasa memastikan kelengkapan serta arahan taktis sebelum pengamanan berskala besar berlangsung.

Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan menyampaikan keterangan tersebut. Kapolresta Karawang turun langsung ke lapangan mendampingi Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif.

Karo Ops merupakan sebutan untuk Kepala Biro Operasi di lingkup Polda Jabar. Pejabat setingkat ini lazim ikut turun ke lapangan saat kepolisian menggelar pengamanan lintas wilayah berskala besar.

Kedua pejabat memantau situasi secara langsung di lapangan. Pemantauan ini bertujuan memastikan Karawang sebagai wilayah penyangga Ibu Kota tetap aman, tertib, dan kondusif.

Lampu Tembak Kotabaru Karawang Diperbaiki, Warga Kembali Olahraga Malam Hari

Status Karawang sebagai penyangga Ibu Kota membuat setiap agenda suporter berskala besar mendapat perhatian ekstra. Kondisi ini yang mendasari kehadiran langsung dua pejabat utama dalam apel pratugas kali ini.

Pengamanan menyasar dua agenda sekaligus, yakni penyekatan konvoi suporter Jakmania dan pengawalan lokasi nonton bareng atau nobar. Sasaran pengawasan mencakup titik kumpul pendukung Viking dan Jakmania di wilayah Karawang.

Publik luas mengenal Jakmania sebagai kelompok pendukung Persija Jakarta. Adapun Viking merupakan sebutan bagi kelompok pendukung Persib Bandung yang turut memadati wilayah Karawang saat laga berlangsung.

Penyekatan sendiri merujuk pada langkah pengalihan atau pembatasan jalur konvoi suporter di titik tertentu. Aparat umum menerapkan langkah ini untuk mencegah pertemuan langsung antarkelompok suporter yang berbeda di ruas jalan yang sama.

Ipda Cep Wildan lantas merinci besaran kekuatan personel dalam operasi tersebut. Ia mengutip arahan langsung dari Kapolresta Karawang kepada seluruh jajaran yang terlibat.

Gubernur Jabar Beber 3 Perusahaan Tambang di Balik Truk Perusak Badami-Loji

“Pengamanan ini melibatkan satu SSK BKO Satbrimob Polda Jabar, Pejabat Utama (PJU), serta puluhan personel siaga Mako. Bapak Kapolresta menekankan kepada seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan yang tegas namun tetap humanis, profesional, dan mengutamakan komunikasi preventif di titik-titik rawan konvoi maupun lokasi nobar suporter Viking dan Jakmania,” ujarnya.

SSK merupakan singkatan dari Satuan Setingkat Kompi, satu kesatuan personel Brimob dalam skala menengah. BKO berarti Bawah Kendali Operasi, yakni status penugasan personel dari satuan induk ke wilayah tugas lain.

PJU sendiri merupakan singkatan dari Pejabat Utama di lingkup internal Polresta Karawang. Polresta Karawang menyiagakan seluruh elemen ini bersama personel Mako untuk memperkuat barisan pengamanan suporter bola.

Susunan kekuatan gabungan ini menunjukkan skala pengamanan yang tidak kecil untuk satu wilayah kabupaten. Titik rawan konvoi maupun lokasi nobar menjadi prioritas penempatan personel gabungan tersebut.

Kehadiran jajaran pimpinan di tengah anggota dan masyarakat menjadi penegasan komitmen kepolisian. Polresta Karawang menegaskan komitmennya mengayomi sekaligus merangkul seluruh kelompok suporter yang hadir.

Endang Sodikin: Keberagaman Jadi Modal Utama Karawang Berkembang

Kepolisian mengarahkan komitmen tersebut agar semangat berolahraga tetap berjalan selaras dengan perdamaian antarsuporter. Pendekatan humanis menjadi kunci utama di setiap titik pengamanan yang rawan gesekan.

Berbagai daerah penyangga kota besar lazim menerapkan pola penanganan suporter yang serupa dengan pendekatan preventif ini. Komunikasi dua arah antara petugas dan suporter menjadi penentu kelancaran agenda nobar.

Kepolisian turut mengapresiasi kedewasaan pendukung kedua tim yang hadir di Karawang. Kepolisian menilai suporter kedua tim turut menjaga persaudaraan dan ketertiban bersama sepanjang kegiatan berlangsung.

Aparat kepolisian menjalankan pendekatan preventif yang sejalan dengan sikap kondusif suporter di lapangan. Belum ada gesekan berarti antarkelompok suporter sejak apel pratugas berlangsung.

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan penyekatan suporter di wilayah hukum Kabupaten Karawang berlangsung lancar. Tidak ada potensi gangguan berarti yang tercatat selama apel pratugas berlangsung.

Sinergi antara Polresta Karawang dan Polda Jabar menjadi contoh koordinasi lintas satuan kewilayahan. Kedua institusi kerap menerapkan pola kerja sama ini saat agenda suporter berskala besar berlangsung di wilayah penyangga Ibu Kota.

Karawang saat ini mencatatkan situasi Kamtibmas atau Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang aman dan terkendali, sejalan dengan lancarnya seluruh rangkaian pengamanan suporter bola.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *