Antusias peserta terasa nyata sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satunya, Putri Nur Fakhriyani, siswi kelas X SMAN 1 Wanayasa Purwakarta, yang mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru yang tidak ia temukan di bangku sekolah sehari-hari.
“Workshop kali ini seru banget. Semua pemateri menyampaikan materi dengan menarik dan interaktif, jadi tidak membosankan. Kami juga langsung praktik membuat video berita, sehingga ilmunya bisa langsung diterapkan,” ujarnya.
Putri menyebut materi public speaking, jurnalistik, dan sinematografi sangat relevan untuk aktivitasnya sebagai pengurus OSIS dan anggota tim IT sekolah. Ia bahkan berencana lebih aktif menulis artikel dan membagikan ilmu yang diperoleh kepada teman-teman sekitarnya.
Meski mengaku masih sering gugup saat berbicara di depan umum, pelatihan itu justru menjadi titik balik. Bagi Putri, rasa gugup bukan hambatan — melainkan bahan bakar untuk terus berkembang.
“Saya jadi semakin sadar bahwa dunia digital itu sangat luas. Kita tidak hanya harus bisa berbicara di depan publik, tetapi juga harus bijak menggunakan media sosial dan memahami informasi yang kita terima maupun bagikan,” ucapnya.
Melalui IJTI Akademi 2026, para pelajar tidak hanya dibekali pengetahuan teknis seputar media dan komunikasi. Mereka juga ditempa kemampuan berpikir kritis sebagai modal menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab di tengah ekosistem informasi digital penuh tantangan.
Sumber: https://mahidara.co/ijti-akademi-2026-pelatihan-jurnalistik-public-speaking-purwasuka/

