Kehadiran MAF dalam pusaran isu ini bukan tanpa bobot. Sebagai tokoh masyarakat sekaligus kader senior partai berlambang beringin, pandangannya kerap menjadi barometer sentimen politik lokal Bekasi.
Plt Bupati Dinilai Masih di Jalur Normatif
Salah satu poin paling substantif yang disampaikan MAF menyangkut kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Asep Surya Atmaja yang kini menjalankan roda pemerintahan menggantikan ADK.
“Pemerintahan di bawah Plt Asep Surya Atmaja ya masih normatif. Beliau menjalankan tugas menggantikan Pak ADK yang sedang menjalani proses hukum. Plt tidak melampaui tugas definitif, hanya sebatas melaksanakan kewajiban yang ada,” ujar Amin.
Penilaian “normatif” dari MAF bisa dibaca sebagai sinyal stabilitas—bahwa meski Bupati definitif sedang tersandung masalah hukum besar, mesin birokrasi Kabupaten Bekasi belum mengalami disfungsi yang berarti. Plt dinilai tidak mencoba melampaui batas kewenangannya, dan itu oleh MAF dianggap sebagai posisi yang tepat.
Peringatan Keras soal Kesaksian Bohong
MAF tidak hanya bicara soal pemerintahan. Ia juga menanggapi langsung narasi pembelaan ADK yang menyebut uang yang menjadi objek OTT sebagai “pinjaman”—bukan “ijon” proyek sebagaimana dugaan penyidik.




Komentar