Teknologi

Kebocoran 17,5 Juta Akun Instagram: Ketika Privasi Digital Jadi Taruhan

Kebocoran 17,5 Juta Akun Instagram: Ketika Privasi Digital Jadi Taruhan
Kebocoran 17,5 Juta Akun Instagram: Ketika Privasi Digital Jadi Taruhan

Beberapa korban bahkan mengaku sempat kehilangan akses akun setelah secara tak sengaja mengklik tautan dari email yang tampak “resmi”.

Di Indonesia, Anggri (34), salah satu pengguna aktif Instagram, menceritakan bahwa ia menerima dua kali email reset password pada 6 dan 10 Januari 2026. “Saya pikir akun saya diretas karena notifikasinya datang dari alamat email Instagram asli. Tapi setelah saya cek, banyak teman yang juga mengalaminya,” ujarnya.

Pengalaman serupa juga dialami Denis, pengguna lain yang justru memilih untuk mengabaikan notifikasi karena takut menjadi korban scam. “Saya kira itu trik pancingan. Sekarang saya baru sadar mungkin memang ada kebocoran data besar,” katanya.

Meta Masih Bungkam, Publik Bertanya

Hingga berita ini diterbitkan, Meta belum memberikan pernyataan resmi. Perusahaan induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram itu masih diam terhadap laporan dugaan kebocoran ini.

Sikap diam Meta menimbulkan beragam spekulasi. Sebagian pakar menilai perusahaan tengah mengumpulkan bukti dan menelusuri sumber kebocoran, sementara pihak lain menilai Meta sengaja menahan komentar untuk meredam kepanikan publik.

Kisah Hanif Korban TPPO di Kamboja: Dipaksa Jadi Scammer hingga Disiksa, Pulang Jelang Lebaran

Padahal, menurut data Statista 2025, lebih dari 2,5 miliar pengguna aktif mengakses Instagram setiap bulannya. Artinya, insiden ini, meski “hanya” melibatkan 17,5 juta akun, tetap memiliki potensi risiko keamanan global.

Pakar Keamanan: Ini Saatnya Bijak Mengelola Identitas Digital

Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, menilai fenomena ini bukan hanya soal kebocoran data, tetapi juga kurangnya kesadaran pengguna terhadap keamanan digital pribadi.

“Banyak pengguna yang masih menganggap mengganti password itu merepotkan, padahal justru itu langkah pencegahan paling sederhana,” ujar Ardi. Ia menambahkan, meski email reset tampak asli, pengguna tidak boleh mengklik tautan langsung dari pesan tersebut. Cara paling aman adalah mengganti password langsung dari aplikasi Instagram resmi yang sudah terverifikasi di perangkat.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *