Kabar Daerah

KCIC Catat Kinerja Positif Selama Liburan Nataru 2025/2026, Whoosh Layani 362 Ribu Penumpang

Peran strategis Kereta Cepat Whoosh sebagai tulang punggung transportasi publik jarak menengah Jakarta–Bandung
Peran strategis Kereta Cepat Whoosh sebagai tulang punggung transportasi publik jarak menengah Jakarta–Bandung

Langkah ini dinilai sebagai bentuk mitigasi risiko kepadatan sekaligus bukti kesiapan KCIC dalam menghadapi periode puncak (Authoritativeness).

Ketepatan Waktu Nyaris Sempurna di Tengah Lonjakan Penumpang

On Time Performance Jadi Sorotan Positif

Dari sisi keandalan operasi, Whoosh mencatat performa impresif:

  • OTP keberangkatan: 99,9%
  • OTP kedatangan: 98,6%
  • Rata-rata keterlambatan keberangkatan: ±0,6 detik
  • Rata-rata keterlambatan kedatangan: ±7,2 detik

Capaian ini menunjukkan bahwa lonjakan penumpang tidak berdampak signifikan terhadap ketepatan waktu, sebuah indikator penting dalam layanan transportasi cepat berstandar internasional (Trustworthiness).

Peningkatan Fasilitas dan Layanan Penumpang

Layanan porter Whoosh Concierge Express di Stasiun Halim

Layanan porter Whoosh Concierge Express di Stasiun Halim

Dari Tenant Baru hingga Nuansa Natal

Selain fokus pada operasional, KCIC juga menghadirkan berbagai peningkatan layanan selama periode Nataru, antara lain:

  • Kehadiran tenant baru di seluruh stasiun Whoosh
  • Layanan porter Whoosh Concierge Express di Stasiun Halim
  • Penguatan layanan intermoda
  • Perluasan mitra program Whoosh Value+
  • Dekorasi tematik Natal di stasiun dan rangkaian kereta

Upaya ini bertujuan meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang, tidak hanya dari sisi kecepatan, tetapi juga kenyamanan dan atmosfer liburan.

Bupati Karawang Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tegaskan Nol Toleransi Jual Beli Jabatan

KCIC Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas Layanan

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan bahwa capaian selama Nataru menjadi bukti kesiapan operasional perusahaan.

“Selama masa Nataru, KCIC berfokus menjaga keandalan operasi dan kualitas layanan di tengah peningkatan volume penumpang. Melalui pengaturan perjalanan, ketepatan waktu yang konsisten, serta peningkatan fasilitas dan layanan, kami ingin memastikan perjalanan dengan Whoosh tetap aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Eva.

Kesimpulan: Whoosh Kian Matang sebagai Transportasi Andalan Nasional

Kinerja KCIC selama Liburan Nataru 2025/2026 memperlihatkan bahwa Kereta Cepat Whoosh semakin matang secara operasional. Dengan volume penumpang mencapai 362 ribu orang, ketepatan waktu nyaris sempurna, serta peningkatan layanan yang berkelanjutan, Whoosh menegaskan posisinya sebagai simbol modernisasi transportasi Indonesia.

Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas nasional, capaian ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan layanan kereta cepat di masa depan.

MAF Soroti Pemerintahan Pasca OTT Bupati Bekasi: Normatif, tapi Harus Jadi Pembelajaran Besar

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *