Langkah ini disebut sebagai bentuk tali kasih dan apresiasi atas dedikasi para petugas yang tetap bekerja di tengah lonjakan aktivitas masyarakat selama libur panjang.
Menurut Kapolda Jabar, keberhasilan pengamanan Nataru tidak hanya bergantung pada strategi dan teknologi, tetapi juga pada kesejahteraan serta semangat para petugas yang berada di garis depan pelayanan publik.
Lonjakan Volume Kendaraan di Rest Area
Dari hasil pemantauan langsung, Kapolda Jabar mengungkapkan bahwa peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat, terutama di kawasan rest area yang menjadi titik istirahat utama pengguna jalan tol.
Ia menekankan pentingnya peran pengelola rest area dalam mengatur lalu lintas internal, khususnya terkait penataan parkir, agar tidak menimbulkan efek domino berupa kepadatan di jalur utama tol.
“Sejak pukul 00.00 WIB tadi malam, kita resmi memasuki masa Operasi Kemanusiaan Nataru Lodaya 2025. Kami memantau langsung pelaksanaannya di hari pertama ini. Di Kilometer 57 arah timur terlihat adanya peningkatan volume kendaraan, khususnya di rest area. Kami sudah meminta pengelola untuk memaksimalkan kembali penataan parkir agar kapasitasnya optimal dan tidak berdampak ke arus utama,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.
Data Lalu Lintas dan Pola Pergerakan Masyarakat
Berdasarkan data counting vehicle yang dihimpun jajaran kepolisian, tercatat sebanyak 5.813 kendaraan melintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada rentang waktu pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.




Komentar