Trump Mengubah Budaya Amerika Dengan Kebangkitan Genre Aksi dan Komedi Klasik
Salah satu fokus Trump adalah kebangkitan film aksi populer dari era 1980-an dan 1990-an. Minat besarnya terhadap film klasik seperti Bloodsport memperjelas bagaimana Trump mengubah budaya Amerika dengan mempromosikan maskulinitas tradisional. Ia ingin genre yang menonjolkan keberanian, adu jotos, ledakan, dan aksi cepat kembali populer.
Trump bahkan mendesak pemilik Paramount menghidupkan kembali franchise Rush Hour. Langkah itu memperkuat pernyataan bahwa Trump mengubah budaya Amerika dengan mempromosikan hiburan yang menggabungkan humor fisik, seni bela diri, dan komedi rasial yang kini dianggap sensitif. Keinginan tersebut menunjukkan bagaimana Trump mengubah budaya Amerika dengan menantang batas humor modern yang lebih berhati-hati.
Produser Dallas Sonnier memperkirakan akan muncul gelombang film aksi maskulin. Prediksi itu muncul karena gerakan budaya anti-woke semakin kuat. Semua dinamika tersebut menggambarkan bagaimana Trump mengubah budaya Amerika melalui dukungan terhadap proyek klasik bernuansa agresif.
Peran Produser Besar Dalam Cara Trump Mengubah Budaya Amerika
Dalam beberapa tahun terakhir beberapa produser ternama kembali mendekati lingkaran Trump. Brett Ratner misalnya kembali terlibat dalam proyek besar termasuk film dokumenter Melania Trump. Kebangkitan Ratner memperlihatkan bagaimana Trump mengubah budaya Amerika dengan merangkul figur kontroversial yang sempat dibatalkan.
Arthur Sarkissian, produser Rush Hour, juga membuat film dokumenter positif tentang Trump. Hubungan itu memperjelas bagaimana Trump mengubah budaya Amerika melalui jejaring produser yang menyebarkan citra positifnya. Para bintang film itu pun pernah memberi komentar ramah terhadap Trump. Respons lembut dari Jackie Chan dan Chris Tucker mendukung narasi bahwa Trump mengubah budaya Amerika dengan mempengaruhi tokoh internasional.




Komentar