Karawang, MAHIDARA – Polresta Karawang menggelar silaturahmi bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karawang di Masjid Al-Ghammar, Telukjambe Timur, Rabu (5/8/2026). Pertemuan ini memperkuat kolaborasi antara Polri dan organisasi keagamaan dalam menjaga kamtibmas.
Kegiatan berlangsung di Jalan Interchange Tol Karawang Barat, Desa Wadas. Lokasi tersebut dipilih karena berada di lingkungan masjid yang menjadi pusat kegiatan keagamaan warga sekitar.
Pertemuan dihadiri jajaran pejabat utama Polresta Karawang bersama pengurus Muhammadiyah dan pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah. Turut hadir pula pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Al-Ghammar dalam kegiatan tersebut.
Kasi Humas Polresta Karawang IPDA Cep Wildan menyampaikan pandangan Kapolresta Kombes Pol Mario Prahatinto soal makna silaturahmi ini. Kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya Polri membangun komunikasi erat dengan ulama dan tokoh masyarakat.
Kolaborasi yang baik antara Polri dan organisasi keagamaan dinilai menjadi salah satu kunci penting. Sinergi ini diharapkan menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, serta kondusif di Kabupaten Karawang.
Ketua PD Muhammadiyah Karawang H. Bambang Sumaryono menyambut baik kunjungan jajaran Polresta Karawang ke Masjid Al-Ghammar. Ia mengapresiasi komitmen kepolisian dalam menjalin hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Apresiasi khusus turut disampaikan terhadap program Sapa Pagi yang rutin dijalankan personel Polresta Karawang. Program ini dinilai mampu menghadirkan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.
Muhammadiyah berharap sinergi yang telah terjalin dengan Polresta Karawang dapat terus diperkuat ke depan. Harapan ini mencakup berbagai aspek kerja sama lintas sektor antara kedua institusi.
Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah pengembangan Universitas Muhammadiyah Karawang di wilayah tersebut. Dukungan ini dinilai sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolresta mengajak keluarga besar Muhammadiyah turut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi ini mencakup pemberian informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di sekitar.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat kepolisian semata. Komunikasi terbuka antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dinilai kunci mewujudkan Karawang yang aman.
Kapolresta menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat melalui program GAZZ Karawang. Program bertajuk Gerak Cepat, Hadir Tepat ini menekankan pelayanan yang cepat, responsif, profesional, dan humanis.
Polresta Karawang turut membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila terdapat anggota yang melakukan pelanggaran. Setiap laporan dijamin akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jaminan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga akuntabilitas internal institusi kepolisian. Kapolresta menilai transparansi penanganan pelanggaran turut memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang konstruktif sepanjang pertemuan. Semangat kebersamaan tampak jelas antara jajaran Polresta Karawang dengan pengurus Muhammadiyah Karawang.
Para pengurus Amal Usaha Muhammadiyah turut menyampaikan sejumlah masukan terkait kebutuhan pengamanan di lingkungan mereka. Masukan tersebut direspons langsung oleh jajaran Polresta Karawang yang hadir dalam pertemuan.
Pertemuan lintas institusi semacam ini dinilai relevan mengingat luasnya jaringan Amal Usaha Muhammadiyah di Kabupaten Karawang. Dukungan tokoh agama dapat memperluas jangkauan sosialisasi program kepolisian ke masyarakat.
Kapolresta menilai keberadaan lembaga pendidikan seperti Universitas Muhammadiyah Karawang turut berperan dalam pembentukan karakter generasi muda. Kolaborasi menjaga kamtibmas di lingkungan kampus dinilai sama pentingnya dengan wilayah permukiman.
Hubungan kemitraan antara Polresta Karawang dan Muhammadiyah Karawang diharapkan semakin kuat pascapertemuan ini berlangsung. Kedua pihak sepakat menjadikan silaturahmi sebagai agenda rutin, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Karawang. Dukungan lintas elemen masyarakat dinilai memperkuat efektivitas kerja aparat kepolisian di lapangan.
Pertemuan ini juga diharapkan mendorong pembangunan Kabupaten Karawang yang aman, damai, dan sejahtera. Kolaborasi antara Polri dan Muhammadiyah dipandang sebagai model kemitraan yang dapat direplikasi ke organisasi keagamaan lain.
Kehadiran Kapolresta di lingkungan Muhammadiyah turut memperlihatkan pendekatan komunikasi lintas komunitas yang dijalankan Polresta Karawang. Pendekatan serupa sebelumnya juga dilakukan terhadap organisasi keagamaan dan komunitas pers di wilayah yang sama.
IPDA Cep Wildan menambahkan bahwa seluruh masukan dari pertemuan akan menjadi bahan evaluasi program kepolisian ke depan. Evaluasi ini bertujuan memastikan program seperti Sapa Pagi dan GAZZ Karawang tetap relevan dengan kebutuhan warga.
Polresta Karawang menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai organisasi keagamaan di wilayah hukumnya. Kombes Pol Mario Prahatinto disebut akan melanjutkan agenda kunjungan serupa secara berkala ke depan.





Komentar