Kabar Daerah Berita

IGD RSUD Karawang Kini Berkapasitas 41 Bed, Diresmikan Bupati Aep Syaepuloh

RSUD Karawang resmikan Gedung IGD dan Perawatan Kritis baru berkapasitas 41 tempat tidur, didukung 23 dokter umum siaga 24 jam nonstop.
RSUD Karawang resmikan Gedung IGD dan Perawatan Kritis baru berkapasitas 41 tempat tidur, didukung 23 dokter umum siaga 24 jam nonstop.

Karawang, MAHIDARA – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE meresmikan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Perawatan Kritis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Jumat (24/7/2026). Kapasitas tempat tidur IGD bertambah dari 30 menjadi 41 unit.

Peresmian berlangsung langsung di lingkungan RSUD Karawang. Wakil Bupati Karawang H. Maslani hadir mendampingi Bupati dalam agenda tersebut.

Turut hadir unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Sekretaris Daerah, Direktur Utama RSUD Karawang, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Karawang. Kehadiran unsur Forkopimda menandakan peresmian ini menjadi agenda penting Pemkab Karawang.

Aep menyebut peresmian gedung baru ini sebagai bukti nyata komitmen daerah di sektor kesehatan. “Alhamdulillah, hari ini saya ditemani Pak Wabup, Pak Sekda, Pak Dirut RSUD, perwakilan Forkopimda, melaunching Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru RSUD Karawang sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkap Bupati dalam keterangannya.

Gedung baru ini menyatukan layanan IGD dan Perawatan Kritis dalam satu bangunan. Pasien kondisi kritis mendapat penanganan lanjutan tanpa harus pindah ke gedung terpisah.

RSUD Garut Digugat usai Pasien Duga Dokter Pasang IUD Tanpa Izin

Kapasitas tempat tidur naik dari 30 menjadi 41 unit, atau bertambah 11 tempat tidur. Kenaikan ini setara sekitar 36 persen dibanding kapasitas gedung IGD lama.

Kapasitas yang lebih besar memungkinkan lebih banyak pasien gawat darurat tertangani secara bersamaan. Ruang rawat yang lebih luas turut mengurangi risiko penumpukan pasien di ruang tunggu IGD.

Bupati menegaskan tambahan kapasitas ini mempercepat penanganan pasien. Perluasan gedung ini turut meningkatkan kenyamanan ruang rawat bagi pasien dan keluarga.

Selain lebih cepat, Bupati menyebut penanganan pasien juga akan lebih optimal. Pemkab Karawang menyiapkan fasilitas baru ini untuk menjawab beban layanan kegawatdaruratan yang terus meningkat di RSUD Karawang.

Sebanyak 23 dokter umum menopang layanan di gedung baru ini. RSUD Karawang menyiagakan seluruh dokter tersebut penuh selama 24 jam untuk merespons kasus kegawatdaruratan kapan pun terjadi.

DPRD Karawang Libatkan Nelayan Usut Gelembung Hitam di Laut

RSUD Karawang merancang skema siaga 24 jam ini agar warga Karawang tidak menunggu lama saat membutuhkan penanganan darurat. Jumlah dokter yang memadai turut memastikan setiap shift jaga tetap terisi tenaga medis.

Ketersediaan dokter sepanjang waktu ini melengkapi penambahan 11 tempat tidur baru. Kombinasi keduanya berpotensi memangkas waktu tunggu pasien sejak tiba hingga mendapat penanganan pertama.

Penambahan kapasitas IGD merupakan respons langsung atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Kabupaten Karawang. RSUD Karawang selama ini menjadi rujukan utama penanganan kasus gawat darurat di wilayah tersebut.

Bupati menyebut langkah ini sekaligus menjadi jaminan bagi masyarakat saat kondisi darurat. Penanganan medis yang cepat, tepat, dan berkualitas menjadi target utama perluasan gedung IGD tersebut.

Pemkab Karawang menegaskan peningkatan fasilitas kesehatan bukan proyek satu kali jadi. Perbaikan layanan RSUD Karawang akan terus berlanjut mengikuti kebutuhan masyarakat.

Polres Cup 2026: Ribuan Pelajar Karawang Diajak Jadi Agen Keselamatan

Rasio 23 dokter umum untuk 41 tempat tidur ini membuat jaga bergilir 24 jam lebih merata. Setiap shift kegawatdaruratan tetap terisi tenaga medis dalam jumlah memadai.

Peresmian gedung IGD dan Perawatan Kritis ini melengkapi rangkaian upaya Pemkab Karawang di sektor kesehatan. Bupati Aep menyebut kualitas layanan kesehatan masyarakat sebagai prioritas kerja pemerintah daerah.

Forkopimda, Sekda, dan jajaran OPD yang hadir turut menyaksikan langsung proses peresmian gedung tersebut. Kehadiran mereka melengkapi seremoni peresmian fasilitas kesehatan baru ini.

Menutup keterangannya, Aep menyampaikan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan akan terus berlanjut ke depan. “Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin lengkap dan pelayanan yang terus kami tingkatkan, masyarakat Karawang akan memperoleh layanan kesehatan yang semakin baik. Kesehatan masyarakat adalah prioritas, dan kami akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik untuk seluruh warga Karawang,” pungkasnya.

RSUD Karawang kini resmi mengoperasikan 41 tempat tidur di Gedung IGD dan Perawatan Kritis sejak Jumat (24/7/2026). Sebanyak 23 dokter umum siaga 24 jam mengisi gedung layanan kritis terbaru milik Pemkab Karawang ini.

Gedung ini berdiri sebagai fasilitas kegawatdaruratan terbaru RSUD Karawang. Warga Karawang kini punya akses ke 41 tempat tidur IGD dan layanan dokter umum yang siaga tanpa henti sepanjang hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *