Berita Kabar Daerah

H-1 Libur Isra Mikraj 2026, 173 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arus Timur Masih Mendominasi

Kondisi gerbang tol (GT) Kalikangkung saat libur Isra Miraj 2026
Kondisi gerbang tol (GT) Kalikangkung saat libur Isra Miraj 2026

Lonjakan ini dinilai sebagai indikasi kuat bahwa libur Isra Mikraj dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke luar kota, baik untuk kepentingan liburan keluarga maupun kegiatan lainnya.

Arah Barat dan Selatan Ikut Mengalami Kenaikan

Selain arah timur, pergerakan kendaraan menuju arah barat dan selatan juga menunjukkan peningkatan, meski tidak setinggi koridor Trans Jawa dan Bandung. Untuk arah barat, sebanyak 54.727 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui GT Cikupa menuju Merak di Ruas Jalan Tol Tangerang–Merak. Angka tersebut meningkat 9,8 persen dari lalu lintas normal.

Adapun arus kendaraan menuju kawasan Puncak melalui GT Ciawi di Ruas Jalan Tol Jagorawi tercatat sebanyak 40.456 kendaraan. Jumlah ini meningkat 13,7 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Distribusi ini menunjukkan bahwa destinasi wisata dan jalur penyeberangan masih menjadi pilihan masyarakat, meskipun volumenya relatif lebih terkendali dibandingkan arus ke timur.

Strategi Jasa Marga Jaga Kelancaran dan Keselamatan

Menghadapi lonjakan arus lalu lintas tersebut, Jasa Marga menegaskan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Rivan menyebutkan bahwa pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif, disertai penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan pada ruas tol favorit.

Ujang Nurali Beberkan 5 Alasan Karawang Selatan Harus Jadi Kabupaten Sendiri

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta memastikan arus lalu lintas tetap bergerak lancar, aman, dan berkeselamatan selama periode libur panjang Isra Mikraj 2026.

“Kami terus berupaya menjaga kelancaran lalu lintas, termasuk dengan pengaturan operasional di lapangan dan kesiapsiagaan petugas,” jelas Rivan.

Imbauan Ahli: Waspada Berkendara di Tengah Cuaca Hujan

Di sisi lain, Rivan juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di tengah kondisi cuaca hujan yang berpotensi mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima,” tutupnya.

Sejalan dengan itu, pengamat transportasi menilai bahwa lonjakan arus seperti ini merupakan pola tahunan yang perlu diantisipasi dengan perencanaan perjalanan yang matang oleh masyarakat. Pemanfaatan informasi lalu lintas secara real time dinilai sangat membantu dalam menghindari kepadatan berlebih.

Karina Widya: Perempuan Jurnalis Ini Incar Kursi Kades Cikampek Timur

Manfaatkan Informasi Digital dan Layanan 24 Jam

Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik, serta memanfaatkan waktu istirahat secara bijak di rest area.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *