Kabar Daerah

Cetak Sejarah, Pupuk Indonesia Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di Indonesia

Pupuk Indonesia resmi memulai pembangunan pabrik NPK Nitrat berbasis amonium nitrat pertama di Indonesia.
Pupuk Indonesia resmi memulai pembangunan pabrik NPK Nitrat berbasis amonium nitrat pertama di Indonesia.

Tak hanya itu, proyek ini juga mendorong penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 25 persen, atau setara Rp140 miliar, yang diharapkan mampu menggerakkan industri pendukung nasional.

Untuk memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel, pembangunan pabrik ini turut mendapatkan pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dukungan Pemerintah dan Investor Negara

Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Komisaris Utama Pupuk Indonesia, Sudaryono, menyebut proyek ini sebagai bukti konkret visi jangka panjang Pupuk Indonesia dalam mendukung swasembada pangan.

“Ide pembangunan pabrik NPK Nitrat ini telah dirancang sejak dua tahun lalu, melalui feasibility study, kajian pasar, hingga perencanaan yang matang. Groundbreaking hari ini menunjukkan kesiapan Pupuk Indonesia menjawab tantangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Managing Director Business II PT Danantara Asset Management (Persero), Setyanto Hantoro, menilai proyek ini sebagai bagian dari revitalisasi industri pupuk nasional.

Program Bedah Rumah Polres Cimahi Capai 50 Persen, Warga Cikalongwetan Terima Bantuan Hunian Layak

“Pabrik baru dengan teknologi lebih efisien akan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi. Dampaknya sangat besar bagi petani dan daya saing pertanian Indonesia,” kata Setyanto.

Fondasi Menuju Industri Pupuk Berkelanjutan

Melalui pembangunan pabrik NPK Nitrat ini, Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya menjalankan agenda revitalisasi industri pupuk nasional sesuai Perpres Nomor 113 Tahun 2025. Upaya ini melengkapi berbagai proyek strategis lainnya, seperti revamping Ammonia PKT 2, Proyek Pusri 3B, pengembangan NPK Phonska VI Petrokimia Gresik, Pabrik NPK PIM, serta PSN Pabrik Pupuk Fakfak.

Langkah-langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan ketersediaan pupuk yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *