Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kondisi psikologis para pengungsi agar tetap tenang dan tidak merasa sendirian menghadapi musibah. Dalam situasi bencana, dukungan emosional menjadi faktor penting selain pemenuhan kebutuhan dasar.

Kehadiran Polwan Polda Jabar di lokasi pengungsian juga menjadi simbol pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
Koordinasi Lintas Instansi untuk Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi
Kabid Humas Polda Jabar menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait dan unsur pemerintah daerah guna memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi dapat terpenuhi dengan baik. Koordinasi ini mencakup penyediaan logistik, layanan kesehatan, hingga pengelolaan lingkungan pengungsian agar tetap layak dan aman.
Selain membagikan makanan, Polwan Polda Jabar juga turut mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan selama berada di pengungsian. Hal tersebut penting untuk mencegah munculnya penyakit pascabanjir yang kerap mengintai di lokasi terdampak bencana.
“Polwan juga mengimbau para pengungsi untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, memperhatikan kebersihan lingkungan, serta segera melapor kepada petugas jika ada keluhan kesehatan,” tambahnya.
Pengabdian Polri yang Humanis dan Responsif
Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Polwan Polda Jabar ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana. Pendekatan yang humanis dan responsif menjadi bagian dari transformasi Polri yang terus digaungkan.




Komentar