Respons Cepat di Tengah Curah Hujan Ekstrem Jabodetabek
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Minggu, 11 Januari 2026, kembali menekan sistem drainase di sejumlah infrastruktur vital, termasuk Ruas Tol Sedyatmo. Jalur strategis penghubung Jakarta dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini menjadi sorotan publik akibat genangan air yang mengganggu kelancaran lalu lintas.
Menanggapi kondisi tersebut, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mengambil langkah percepatan penanganan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya di lapangan. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen operator jalan tol nasional dalam menjaga konektivitas dan keselamatan pengguna jalan, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang semakin sulit diprediksi.
Optimalisasi Pompa Jadi Fokus Penanganan Lapangan
Melalui Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), Jasa Marga mengoperasikan total 9 unit pompa air untuk mempercepat pengurangan debit genangan.
Rinciannya, tujuh pompa permanen telah lebih dulu bekerja, dengan distribusi:
- Tiga pompa di Off Ramp Gerbang Tol Pluit 3
- Empat pompa di Off Ramp Cengkareng Business Center (CBC)
Untuk mempercepat proses penanganan, sejak pukul 12.00 WIB, Jasa Marga menambahkan dua unit pompa mobile, masing-masing satu unit di setiap lokasi. Dengan demikian, total sembilan pompa kini bekerja simultan di titik-titik paling kritis.




Komentar