Menurutnya, keberadaan Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit. Lebih dari itu, JKN menjadi ikhtiar negara agar seluruh rakyat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa diskriminasi.
Cak Imin menekankan bahwa kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan bangsa. Masyarakat yang sehat akan menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat yang makmur, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Target Kepesertaan JKN dan Tanggung Jawab Daerah
Pemerintah menargetkan perluasan kepesertaan Program JKN hingga mencapai 99 persen penduduk pada tahun 2029. Untuk mencapai target tersebut, Cak Imin menegaskan bahwa keberlanjutan kepesertaan menjadi tanggung jawab bersama, terutama pemerintah daerah.
Ia mengingatkan agar tidak ada daerah yang justru mengalami penurunan jumlah peserta JKN. Selain memperluas cakupan, pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Karawang dan Purwakarta Jadi Contoh Keberhasilan UHC Daerah
Di tingkat daerah, sejumlah wilayah menunjukkan capaian yang sangat signifikan dalam mendukung Universal Health Coverage. Kabupaten Karawang, per 1 Januari 2026, telah mencapai tingkat kepesertaan JKN sebesar 99,03 persen, atau sebanyak 2.613.970 jiwa dari total penduduk 2.639.594 jiwa.
Sementara itu, Kabupaten Purwakarta mencatat capaian yang lebih tinggi dengan kepesertaan Program JKN mencapai 100 persen, atau sebanyak 1.084.168 jiwa dari total jumlah penduduk. Capaian ini menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah daerah mampu menghadirkan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat.
UHC Awards 2026 Dorong Indonesia Semakin Sehat
Pemberian UHC Awards 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat komitmen terhadap Program JKN. Dengan cakupan kesehatan yang semakin luas dan layanan yang terus ditingkatkan, Indonesia melangkah lebih dekat menuju cita-cita sebagai negara dengan sistem perlindungan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Indonesia yang semakin sehat, sejahtera, dan berkeadilan.




Komentar