Di sisi lain, Bupati Karawang bersama jajaran instansi terkait juga telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi tanggul longsor serta kondisi permukiman warga terdampak. Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Dukungan Personel Brimob untuk Percepatan Perbaikan
Dalam proses penanganan tanggul longsor ini, satu peleton personel Batalyon A Resimen IV Pelopor Korps Brimob Polri turut diterjunkan ke lokasi. Kehadiran personel Brimob bertujuan membantu percepatan perbaikan tanggul sekaligus memperkuat pengamanan di area rawan.
Keterlibatan Brimob menunjukkan sinergi antarunsur Polri dalam merespons bencana alam, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga bantuan tenaga di lapangan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan meminimalkan potensi risiko lanjutan.
Komitmen Polres Karawang dalam Pelayanan Kemanusiaan
IPDA Cep Wildan menegaskan bahwa Polres Karawang akan terus melakukan pengamanan hingga seluruh proses perbaikan tanggul selesai dan situasi benar-benar dinyatakan aman. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polres Karawang akan tetap hadir di tengah masyarakat hingga proses perbaikan rampung sepenuhnya. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tutupnya.
Dengan pengamanan berkelanjutan, sinergi lintas instansi, serta dukungan penuh dari aparat dan pemerintah daerah, diharapkan perbaikan tanggul longsor di Telukjambe Barat dapat segera selesai dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.




Komentar