Karawang – Pengamanan Berlanjut, Polres Karawang Kawal Progres Perbaikan Tanggul Longsor di Telukjambe Barat sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan masyarakat pascabencana longsor yang terjadi di Saluran Sungai Kalimalang. Hingga Sabtu (17/1/2026) pukul 10.40 WIB, situasi di lokasi tanggul longsor yang berada di Kampung Cisalak Tengah RT 008/003, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, terpantau dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga terdampak. Polres Karawang memastikan bahwa seluruh proses perbaikan berjalan sesuai rencana, tanpa gangguan, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi tanggul jebol.
Polres Karawang Siaga Kawal Proses Perbaikan
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus siaga di lokasi hingga proses perbaikan tanggul benar-benar rampung dan dinyatakan aman. Pengamanan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Anggota Polri hadir untuk memastikan proses perbaikan tanggul berjalan lancar dan aman, sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan pascabencana,” ujar IPDA Cep Wildan.
Menurutnya, pengamanan ini tidak hanya bersifat statis, tetapi juga dinamis dengan menyesuaikan perkembangan di lapangan. Personel kepolisian turut membantu pengaturan aktivitas alat berat, mengamankan area kerja, serta memastikan akses masyarakat tetap terkontrol demi menghindari potensi risiko lanjutan.
Sinergi Lintas Instansi dalam Penanganan Tanggul Longsor
Proses perbaikan tanggul saat ini dilakukan melalui sinergi berbagai instansi teknis, di antaranya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, serta Perum Jasa Tirta II. Langkah awal yang dilakukan adalah pembuatan tanggul sementara guna menahan aliran air dan mencegah meluasnya dampak longsor.
Perbaikan dilakukan dengan metode pemasangan cerucuk bambu dan beronjong berisi batu sebagai pondasi penahan. Struktur ini diperkuat dengan dukungan dua unit alat berat berupa ekskavator serta satu unit perahu amfibi yang digunakan untuk menjangkau area sulit di sepanjang saluran sungai.
Langkah teknis ini dinilai efektif sebagai penanganan awal sambil menunggu perbaikan permanen. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dan diawasi ketat guna memastikan hasil yang maksimal dan aman bagi lingkungan sekitar.
Kondisi Warga Berangsur Normal
Seiring dengan progres perbaikan tanggul, kondisi permukiman warga yang sebelumnya terdampak banjir akibat longsor kini berangsur pulih. Air yang sempat menggenangi rumah warga dilaporkan telah surut, sehingga masyarakat dapat kembali menempati rumah masing-masing dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian tetap mengedepankan prinsip kewaspadaan. Untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang masih menyiagakan dua unit perahu fiber di sekitar lokasi tanggul jebol dan permukiman warga.
Selain itu, tenda pengungsian serta bantuan logistik tetap disiapkan sebagai langkah antisipasi. Titik pengungsian berada di Masjid Al-Furqon, Desa Margakaya, yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila terjadi peningkatan debit air secara mendadak.
Pengendalian Debit Air dan Tinjauan Lapangan
Sebagai bagian dari upaya pengendalian debit air di Sungai Kalimalang, Perum Jasa Tirta II telah mematikan tiga unit pompa di Bendung Curug yang mengarah ke saluran tersebut. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi tekanan aliran air pada tanggul sementara yang sedang diperbaiki.
Di sisi lain, Bupati Karawang bersama jajaran instansi terkait juga telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi tanggul longsor serta kondisi permukiman warga terdampak. Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Dukungan Personel Brimob untuk Percepatan Perbaikan
Dalam proses penanganan tanggul longsor ini, satu peleton personel Batalyon A Resimen IV Pelopor Korps Brimob Polri turut diterjunkan ke lokasi. Kehadiran personel Brimob bertujuan membantu percepatan perbaikan tanggul sekaligus memperkuat pengamanan di area rawan.
Keterlibatan Brimob menunjukkan sinergi antarunsur Polri dalam merespons bencana alam, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga bantuan tenaga di lapangan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan meminimalkan potensi risiko lanjutan.
Komitmen Polres Karawang dalam Pelayanan Kemanusiaan
IPDA Cep Wildan menegaskan bahwa Polres Karawang akan terus melakukan pengamanan hingga seluruh proses perbaikan tanggul selesai dan situasi benar-benar dinyatakan aman. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polres Karawang akan tetap hadir di tengah masyarakat hingga proses perbaikan rampung sepenuhnya. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tutupnya.
Dengan pengamanan berkelanjutan, sinergi lintas instansi, serta dukungan penuh dari aparat dan pemerintah daerah, diharapkan perbaikan tanggul longsor di Telukjambe Barat dapat segera selesai dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.




Komentar