Dalam upaya memperkuat keamanan siber, Mallorca dan Kepulauan Balearic telah mengambil langkah signifikan melalui investasi €10 juta untuk Security Operations Center (SOC). Namun, satu aspek penting yang kerap terabaikan adalah kesiapan pemulihan setelah serangan siber terjadi.
Banyak organisasi fokus pada pencegahan dan deteksi dini, tetapi kurang memberi perhatian pada fase pemulihan. Padahal, serangan siber tidak selalu dapat dihindari sepenuhnya. Dalam situasi darurat, kemampuan untuk memulihkan sistem dengan cepat menjadi faktor penentu keberlangsungan layanan publik.
Pencadangan data secara rutin, uji coba pemulihan, serta rencana pemulihan bencana membutuhkan investasi tambahan. Meski mahal, langkah-langkah ini sangat penting untuk meminimalkan waktu henti dan dampak operasional ketika insiden nyata terjadi.
SOC memang berperan sebagai pusat kendali keamanan. Namun tanpa dukungan strategi pemulihan yang matang, kerugian akibat serangan siber bisa tetap signifikan. Oleh karena itu, pendekatan keamanan siber yang komprehensif harus mencakup pencegahan, deteksi, respons, dan pemulihan secara seimbang.
Dengan mengintegrasikan seluruh elemen tersebut, Mallorca dapat membangun sistem pertahanan digital yang tidak hanya tangguh, tetapi juga siap menghadapi berbagai skenario terburuk di era digital.




Komentar