Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, dan sempat memunculkan kekhawatiran publik akan kemungkinan tindak kriminal. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian bersama keluarga, kasus ini dipastikan bukan merupakan penculikan ataupun tindak kejahatan lainnya, melainkan murni akibat kepanikan dan ketakutan korban.
Kronologi Awal Hilangnya GA
Kapolsek Purwasari, Iptu Herawati, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Selasa pagi, 13 Januari 2026. Seperti hari-hari biasa, GA berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat ke sekolah sekitar pukul 07.30 WIB.
“Pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB, GA berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat sekolah. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah,” ujar Iptu Herawati saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2026).
Kekhawatiran keluarga semakin meningkat setelah pihak sekolah menginformasikan bahwa GA tidak tercatat hadir di kelas pada hari tersebut. Padahal, beberapa teman korban mengaku sempat melihat GA berdiri di depan gerbang sekolah pada pagi hari sebelum jam masuk.
Keluarga Panik dan Laporan Warga Menyebar Luas
Informasi dari sekolah tersebut membuat orang tua korban semakin panik dan menduga anaknya hilang. Kekhawatiran itu diperkuat dengan kesaksian beberapa teman GA yang menyatakan melihatnya di sekitar sekolah, namun kemudian tidak diketahui keberadaannya.




Komentar