Arus kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta diperkirakan akan meningkat signifikan setelah libur Lebaran berakhir. Oleh karena itu, jalur fungsional Japek II Selatan akan digunakan untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi di jalur utama.
Target Penyelesaian Perbaikan Jalur Sebelum 15 Maret 2026
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar juga menyampaikan bahwa jalur fungsional Japek II Selatan ditargetkan selesai diperbaiki sebelum pertengahan Maret 2026.
Persiapan Infrastruktur Jalan
Perbaikan jalur dilakukan untuk memastikan kondisi jalan aman dan layak digunakan oleh kendaraan yang melintas selama periode mudik.
Menurut Kapolda, penyelesaian pekerjaan tersebut ditargetkan rampung sebelum tanggal 15 Maret 2026. Dengan demikian, jalur tersebut dapat difungsikan tepat waktu ketika arus mudik mulai meningkat.
Persiapan infrastruktur menjadi hal penting dalam memastikan jalur alternatif dapat digunakan secara optimal oleh para pemudik.
Penanganan Longsor di Jalur Japek II Selatan
Salah satu perhatian dalam kesiapan jalur alternatif ini adalah adanya laporan longsoran yang sebelumnya terjadi di kawasan jalur Japek II Selatan.
Kondisi Jalur Saat Ini
Kapolda Jabar memastikan bahwa kondisi jalur tersebut saat ini telah dinyatakan aman setelah dilakukan pengecekan langsung serta koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Koordinasi antara pihak kepolisian dan pengelola jalan tol juga dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan telah terpenuhi sebelum jalur tersebut difungsikan untuk arus mudik.
Pengamanan Jalur Alternatif untuk Pemudik
Selain memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kepolisian juga menyiapkan berbagai langkah pengamanan di sepanjang jalur alternatif tersebut.
Penempatan Pos Pengamanan
Di sepanjang jalur fungsional Japek II Selatan akan disiapkan sejumlah pos pengamanan yang berfungsi sebagai pusat koordinasi serta tempat bagi petugas untuk memantau situasi lalu lintas.
Pos pengamanan ini juga dapat digunakan untuk membantu pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Penempatan Personel Kepolisian
Kepolisian juga akan menempatkan personel di sejumlah titik strategis di sepanjang jalur alternatif tersebut.
Keberadaan personel di lapangan bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas.
Petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas jika terjadi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik maupun arus balik.
Penyediaan Sarana Pendukung
Selain pos pengamanan dan personel kepolisian, berbagai sarana prasarana pendukung juga akan disiapkan untuk menunjang operasional jalur alternatif tersebut.




Komentar