Lonjakan serupa terjadi di Gerbang Tol Banyumanik. Sebanyak 227.915 kendaraan tercatat bergerak menuju Solo, meningkat 43,71 persen dari volume normal. Untuk kendaraan yang bergerak ke arah Jakarta, tercatat 162.644 kendaraan, atau naik 25,16 persen.
Menurut analis transportasi, lonjakan di dua gerbang ini mencerminkan peran strategis Jawa Tengah sebagai wilayah transit sekaligus tujuan utama liburan dan mudik Natal, baik untuk kepentingan keluarga maupun wisata.
Jawa Timur Ikut Padat, Surabaya dan Malang Jadi Magnet
Di wilayah Jawa Timur, peningkatan lalu lintas juga terjadi secara konsisten, meski dengan persentase yang lebih moderat.
Di Gerbang Tol Warugunung, arus menuju Surabaya tercatat 170.896 kendaraan, naik 24,07 persen, sementara arus menuju Jakarta mencapai 167.272 kendaraan, atau meningkat 22,20 persen.
Sementara itu, Gerbang Tol Kejapanan Utama mencatat 197.341 kendaraan menuju Malang, naik 21,26 persen, dan 195.115 kendaraan menuju Surabaya, meningkat 13,09 persen. Kondisi serupa juga terpantau di Gerbang Tol Singosari, dengan kenaikan dua arah masing-masing di atas 14 persen.
Data ini menunjukkan bahwa kawasan Surabaya Raya dan Malang tetap menjadi magnet utama pergerakan masyarakat selama libur Natal, baik sebagai tujuan akhir maupun titik persinggahan.
Analisis dan Kesiapan Operasional
Lonjakan hingga 42 persen ini dinilai masih berada dalam batas terkendali berkat kesiapan operasional yang telah disiapkan sejak awal. PT Jasamarga Transjawa Tol menegaskan bahwa seluruh ruas tol berada dalam kondisi laik operasi, dengan dukungan petugas siaga, layanan lalu lintas, serta fasilitas pendukung yang dioptimalkan.




Komentar