Kabar Daerah

Jasa Marga Dukung SKB Nataru 2025/2026, Fokus Keselamatan dan Kelancaran Arus Libur Akhir Tahun

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmen penuh dalam mendukung penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan dan penyeberangan.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmen penuh dalam mendukung penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan dan penyeberangan.

Selain itu, Tol Jagorawi KM 21–8 arah Jakarta juga masuk dalam rencana contraflow pada jam-jam padat, khususnya sore hingga malam hari.

Pekerjaan Konstruksi Dihentikan Sementara

Sebagai langkah preventif tambahan, Jasa Marga memastikan seluruh pekerjaan konstruksi dan preservasi jalan tol yang berpotensi mengurangi kapasitas lalu lintas dihentikan sementara mulai 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

“Penghentian sementara pekerjaan ini bertujuan memaksimalkan kapasitas jalan. Kami juga memastikan kesiapan layanan darurat, peningkatan fasilitas rest area, serta penguatan saluran komunikasi publik agar pengguna jalan mendapatkan informasi real time,” tambah Rivan.

Ia juga menegaskan bahwa penerapan sistem satu arah (one way) akan dilakukan bila diperlukan, berdasarkan evaluasi volume kendaraan per jam dan tingkat kepadatan, serta tetap mengikuti arahan Kepolisian.

Komitmen Terpadu Jasa Marga

Komitmen Jasa Marga dalam mendukung SKB Nataru 2025/2026 juga ditegaskan saat menerima kunjungan Menteri Perhubungan di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) pada 20 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, Jasa Marga menyatakan kesiapan penuh untuk mempercepat implementasi kebijakan operasional yang selaras dengan SKB.

Program Bedah Rumah Polres Cimahi Capai 50 Persen, Warga Cikalongwetan Terima Bantuan Hunian Layak

Langkah tersebut meliputi penguatan pemantauan berbasis digital melalui JID, pengaktifan posko siaga 24 jam, peningkatan respons darurat, serta sinergi operasional yang erat dengan Polri dan Kementerian Perhubungan.

Dengan strategi terintegrasi ini, Jasa Marga optimistis kebijakan pembatasan dan rekayasa lalu lintas selama Nataru dapat diterapkan secara efektif dan berdampak langsung pada peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan masyarakat di libur akhir tahun.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *