Dari jumlah tersebut:
- 50 jenis satwa dilindungi berdasarkan Permen 106 Tahun 2018
- 292 jenis masuk dalam daftar merah IUCN (Red List)
“Bahkan 43 jenis diantaranya juga masuk dalam Appendiks CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora),” ungkap Annisa.
Spesies Kunci yang Dilindungi
Publikasi ilmiah SCF juga mencatat keberadaan:
- 311 individu Owa Jawa (Hylobates moloch) dari 103 kelompok
- 20 individu Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas)
Keberadaan spesies langka ini menjadi alasan kuat perlunya perlindungan kawasan.
Apa Peran Sanggabuana bagi Lingkungan?
Sumber Mata Air dan Hulu Sungai
“Selain kaya akan jenis satwa liar, kawasna hutan Pegunungan Sanggabuana juga mempunyai sebaran titik mata air atau hulu sungai sebanyak 339 yang tersebar di 4 Kabupaten.”
Hampir separuh dari mata air tersebut bermuara ke sungai yang menyuplai Waduk Jatiluhur.
Sisanya mengalir ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat di Jawa Barat.
Fungsi Strategis bagi Ekosistem
Keberadaan hutan ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk:
- Menyediakan air bersih
- Menjaga keanekaragaman hayati
- Mengurangi risiko bencana alam
Mengapa Konservasi Ini Menjadi Penting?
Perlindungan Maksimal dari Pemerintah
“Kenapa kita ingin diterapkan dengan pola hutan konservasi, karena akan ada upaya perlindungan dan pelestarian lebih maksimal dari pemerintah terhadap kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana,” imbuhnya.
Status konservasi akan memberikan payung hukum yang kuat dalam menjaga kelestarian kawasan.
Dampak Jangka Panjang
Dengan perlindungan yang lebih baik, kawasan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Bagaimana Tanggapan SCF atas Persetujuan Ini?
Hasil dari Perjuangan Panjang
Bagi SCF, persetujuan ini merupakan hasil dari upaya panjang selama lebih dari lima tahun.
“Dalam perjalanan melakukan eksplorasi ilmiah dan upaya konservasi SCF dengan beberapa perguruan tinggi, lembaga konservasi, dan TNI AD, selama lebih dari 5 tahun ini, akhirnya berbuah manis, kami merasa sangat bersyukur atas segala upaya ini,” pungkasnya.
Komitmen Melanjutkan Upaya Konservasi
SCF menyatakan akan terus berkomitmen dalam mendukung proses konservasi hingga status Tahura resmi ditetapkan.
Kesimpulan: Tonggak Baru Konservasi di Jawa Barat
Penetapan Pegunungan Sanggabuana sebagai calon Taman Hutan Raya menjadi langkah strategis dalam menjaga kekayaan alam Indonesia.
Dengan dukungan berbagai pihak, kawasan ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses pengelolaan hutan berbasis konservasi.




Komentar