Menurut Wawan, struktur organisasi yang baru dirancang agar Disdikbud lebih kuat dalam tiga aspek utama, yakni perencanaan program, pengawasan mutu pendidikan, dan penguatan kebudayaan lokal sebagai identitas daerah.
“Target kami jelas. Kualitas layanan meningkat, sekolah lebih tertata, dan kebijakan pendidikan lebih tepat sasaran. Ini bukan sekadar soal semangat kerja, tetapi tentang output kebijakan yang bisa diukur,” tegasnya.
Penguatan SDM Jadi Fokus Utama Disdikbud Karawang
Dalam perspektif kebijakan publik, Wawan menilai bahwa pembenahan internal Disdikbud merupakan fondasi penting dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
Ia menegaskan bahwa Disdikbud harus mampu menjadi institusi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama peserta didik, tenaga pendidik, dan ekosistem pendidikan secara keseluruhan.
“Jika perubahan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat, insyaallah pembangunan SDM unggul menuju Generasi Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,” ujarnya.
Penyerahan SK Pejabat Struktural Perkuat Tata Kelola Organisasi
Selain peluncuran logo baru, penyerahan SK kepada pejabat struktural juga menjadi bagian penting dari agenda tersebut. Penataan ulang jabatan dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan setiap bidang di Disdikbud diisi oleh aparatur yang kompeten dan sesuai kebutuhan organisasi.




Komentar