Produk Lokal Buatan PT Pindad
Becak listrik tersebut merupakan produk lokal yang diproduksi langsung oleh PT Pindad. Belasan ribu unit sudah sampai ke tangan masyarakat di Pulau Jawa. Jumlah itu mendekati setengah dari target 25 ribu unit tahun ini. Penyaluran tahap awal berfokus pada sejumlah wilayah Pulau Jawa, lalu menyasar seluruh Indonesia.
“Hingga saat ini, lebih dari 12.000 unit telah disalurkan, dengan fokus awal di sejumlah wilayah Pulau Jawa, nantinya juga seluruh Indonesia. Becak listrik ini juga merupakan produk lokal BUMN kita yang dibuat PT Pindad,” ungkap Teguh.
Bupati Klaim Penerima Tepat Sasaran
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa bantuan ini tepat sasaran. Pemkab mengajukan 300 hingga 380 unit pada tahap awal. Setelah verifikasi mendalam, pemerintah daerah menetapkan 220 penerima manfaat sesuai ketentuan. Angka itu setara sekitar 58 hingga 73 persen dari jumlah pengajuan awal. Bupati menyebut Dishub dan Dinsos memverifikasi para penerima lebih dulu.
“Kita ajukan antara 300-380 unit di awal melalui serangkaian proses verifikasi, ternyata hanya ada 200 unit, dan Alhamdulillah ditambah lagi 20, jadi 220 unit. Penerima ini sudah tepat sasaran karena diverifikasi dulu oleh Dishub dan Dinsos,” ucap Aep.
Pangkalan Becak Disiapkan Fasilitas Pengisian Daya
Pemkab Karawang juga menyiapkan fasilitas pengisian daya di berbagai pangkalan becak. Langkah ini mendukung operasional becak listrik yang baru dibagikan. Para penerima pun akan mendapat pelatihan perawatan.
Aep menyebut pula bantuan sosial lain dari Peruri yang tiba pada hari yang sama.
“Nanti kita juga siapkan training cara perawatan, bahkan tempat ngecak di pangkalan becak. Selain becak listrik, Alhamdulillah hari ini kita juga dapat bantuan sosial lain dari Peruri, termasuk pemberian tablet pintar, posyandu, dan rutilahu bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Sumber: https://mahidara.co/becak-listrik-pindad-karawang-penarik-becak/

