Lewati ke konten

mahidara.co

Berita penting

220 Becak Listrik Pindad Tiba di Karawang, Narik Bisa 10 Kali Sehari

4 menit baca

Karawang, MAHIDARA – Bah Arman (70), warga Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, menerima becak listrik baru pada Jumat (2/10/2026). Ia berharap penghasilannya naik tajam setelah puluhan tahun mengayuh pedal.

Arman datang ke Kantor Bupati Karawang atas undangan pemerintah daerah untuk mengambil kendaraan barunya. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 220 unit becak listrik kepada para penarik becak di Kabupaten Karawang. Penyerahan simbolis berlangsung di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemerintah Daerah Karawang.

Puluhan Tahun Bergantung pada Kayuhan Pedal

Di bawah terik matahari Karawang, Arman memandangi becak barunya dengan tatapan tak percaya. Ia menggantungkan hidup pada becak konvensional selama puluhan tahun. Hari itu mengubah rutinitasnya.

Dulu, Arman harus mengeluarkan tenaga ekstra hanya untuk mendapatkan tiga tarikan dalam sehari. Kini beban fisiknya jauh berkurang. Perbandingannya jelas: dengan becak kayuh, tenaga Arman hanya cukup untuk tiga kali narik, sedangkan dengan becak listrik ia memperkirakan tujuh hingga sepuluh kali. Selisihnya empat sampai tujuh tarikan setiap hari. Bagi keluarganya, becak listrik bukan sekadar alat transportasi baru, melainkan napas baru bagi ekonomi rumah tangga.

“Alhamdulillah sekarang tidak terlalu menguras tenaga pergi narik. Kalau becak kayuh paling Abah kuat 3 kali narik sehari, sekarang mah bisa 7 sampai 10 kali kayanya,” ujar Bah Arman, usai pembagian becak listrik.

Target Penghasilan Naik hingga Rp150 Ribu

Selama ini penghasilan Arman berkisar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per hari. Dengan tarikan yang lebih banyak, ia berharap angkanya melonjak menjadi Rp100 ribu sampai Rp150 ribu per hari. Pendapatan hariannya berpeluang naik dua kali lipat atau lebih. Peningkatan frekuensi tarikan itu membawa optimisme baru bagi Arman dan keluarganya.

“Kalau narik bisa 10 kali, kemungkinan hasil bisa dapat Rp100-150 ribu sehari. Ini kan kita gak capek, kita ikut naik juga gak harus gowes,” kata dia.

Yayasan GSN Pasang Target 25 Ribu Unit

Penyaluran becak listrik ini berjalan melalui proses verifikasi yang ketat. Ketua Yayasan GSN, Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, menjelaskan hal itu kepada awak media. Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Teguh menyebut inisiatif ini sebagai bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap para pengayuh becak.

“Program pembagian becak listrik ini memiliki target yakni 25 ribu unit tahun ini, dengan rencana jangka panjang mengganti seluruh becak konvensional yang diperkirakan mencapai 80 unit di seluruh Indonesia,” kata Teguh kepada awak media.

“Ini merupakan bentuk kepedulian bapak Presiden, beliau tidak mau melihat lansia, masyarakat miskin di Indonesia hidup susah mencari uang dengan menguras banyak tenaga,” kata dia.

Sumber: https://mahidara.co/becak-listrik-pindad-karawang-penarik-becak/

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *