Trump juga menyatakan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan menyebut operasi militer tersebut menghantam fasilitas nuklir di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Ia menegaskan bahwa AS akan menghancurkan industri rudal Iran dan membinasakan angkatan laut negara tersebut.
Pernyataan Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa Israel menjalankan operasi bersama AS untuk “menyingkirkan rezim teroris di Iran”. Ia menyerukan seluruh kelompok masyarakat Iran untuk melepaskan diri dari “tirani” dan mewujudkan Iran yang bebas dan damai.
Militer Israel mengklaim telah melancarkan gelombang awal serangan berskala luas terhadap ratusan target, termasuk tiga pertemuan pejabat senior Iran dan sejumlah tokoh penting pemerintahan.
Respons Iran dan Eskalasi Regional
Serangan Balasan ke Timur Tengah
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangkaian serangan ke berbagai lokasi di Timur Tengah. Ledakan dilaporkan terjadi di Dubai, Doha, Bahrain, Kuwait, dan wilayah Irak utara.
• Di Dubai, ledakan terjadi di kawasan Palm Jumeirah.
• Di Doha, ledakan terlihat di sekitar Pangkalan Udara al Udeid, markas terbesar militer AS di kawasan Teluk.
• Bahrain melaporkan pangkalan Angkatan Laut AS menjadi sasaran rudal.
• Di Kuwait, sebuah drone dilaporkan menargetkan bandara internasional dan menyebabkan cedera ringan.
Israel juga melaporkan gelombang rudal Iran, dengan sirene serangan udara berbunyi di berbagai wilayah.
Ancaman Penutupan Selat Hormuz
Kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan IRGC melaporkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup. Selat tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman serta menjadi rute transit sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.
UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyatakan telah menerima laporan kapal-kapal yang mendapat peringatan terkait potensi penutupan jalur tersebut.
Situasi Politik Iran dan Suksesi Kepemimpinan
Mekanisme Penggantian Pemimpin Tertinggi
Menurut konstitusi Iran, pengganti Pemimpin Tertinggi harus dipilih oleh Majelis Ahli Kepemimpinan, lembaga beranggotakan 88 ulama yang dipilih rakyat setiap delapan tahun. Secara praktik, hanya ulama yang dianggap loyal terhadap Republik Islam yang dapat mencalonkan diri.
Konstitusi mengatur bahwa majelis tersebut harus memilih pemimpin baru secepatnya. Namun dalam situasi keamanan yang genting akibat serangan militer, menghimpun seluruh anggota diperkirakan akan sulit.
Untuk sementara, tugas Pemimpin Tertinggi biasanya diambil alih oleh presiden, ketua lembaga kehakiman, dan seorang ulama anggota Dewan Garda yang berpengaruh.
Diplomasi yang Gagal dan Latar Belakang Konflik
Perundingan Nuklir Tanpa Terobosan
Kementerian Luar Negeri Iran mengakui bahwa serangan terjadi ketika Iran dan AS sedang berada dalam proses diplomatik. Putaran ketiga pembicaraan nuklir tidak langsung digelar pada 26 Februari di Jenewa, Swiss, namun tidak menghasilkan terobosan.




Komentar