Secara keseluruhan, kombinasi dua jalur utama ini mencatat kenaikan 35,46 persen, mencerminkan kuatnya minat masyarakat untuk bepergian ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun destinasi wisata di Jawa Barat.
Arah Barat dan Selatan Tetap Padat
Selain arah Timur, pergerakan kendaraan menuju arah Barat (Merak) dan arah Selatan (Puncak) juga menunjukkan peningkatan, meski tidak setinggi jalur Trans Jawa.
Melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang–Merak, tercatat 446.404 kendaraan meninggalkan Jabotabek, atau naik 0,22 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, arus menuju kawasan wisata Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 361.186 kendaraan, meningkat 5,91 persen dari kondisi normal.
Pengamat transportasi menilai, stabilnya arus ke Merak menunjukkan kombinasi antara perjalanan mudik jarak menengah dan distribusi logistik, sedangkan jalur Puncak masih menjadi magnet utama wisata keluarga selama libur Natal.
H+1 Natal: Arus Keluar Masih Terjadi, Arus Balik Mulai Terlihat
Jasa Marga juga mencatat bahwa pada H+1 Natal 2025, pergerakan kendaraan keluar Jabotabek masih berlangsung. Pada periode Jumat, 26 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, tercatat 176.131 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT utama. Angka ini naik 4,48 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di sisi lain, tanda-tanda arus balik mulai terpantau. Pada periode yang sama, kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek tercatat sebanyak 153.529 kendaraan, meningkat 6,78 persen dibandingkan kondisi normal.




Komentar