Masalahnya, kontrak jangka panjang Apple dengan kedua perusahaan tersebut disebut akan berakhir pada Januari 2026, sehingga ruang negosiasi harga ke depan menjadi semakin terbatas, terutama jika krisis pasokan tidak mereda.
Risiko Terhadap Produksi iPhone 18
Kekurangan DRAM yang berlanjut berpotensi memengaruhi iPhone 18, yang dijadwalkan memasuki produksi massal pada Februari tahun depan. Seri ini disebut akan menggunakan memori LPDDR5X enam saluran, sebuah konfigurasi yang ditujukan untuk meningkatkan bandwidth dan mendukung fitur AI on-device.
Namun, peningkatan performa tersebut juga berarti peningkatan biaya produksi yang signifikan.
Strategi Apple Menahan Dampak ke Konsumen
Meski menghadapi lonjakan biaya DRAM, Apple dinilai masih memiliki fleksibilitas strategi. Perusahaan ini telah mengurangi ketergantungan pada vendor eksternal dengan mengembangkan chip internal, termasuk A20 dan A20 Pro, serta modem C2 5G yang dikabarkan akan digunakan mulai 2026.
Langkah ini memungkinkan Apple menekan biaya di sektor lain, sehingga kenaikan harga RAM tidak sepenuhnya diteruskan kepada konsumen dalam jangka pendek.
Krisis DRAM Diperkirakan Berlangsung Hingga 2027
Analis industri memperkirakan kekurangan DRAM global akan berlanjut hingga kuartal keempat 2027. Kondisi ini diprediksi memaksa banyak produsen smartphone melakukan kompromi, baik dalam spesifikasi perangkat maupun strategi harga.




Komentar