Dalam orasi yang disampaikan perwakilan massa, ditegaskan bahwa kehadiran ribuan perangkat desa dari berbagai penjuru Jawa Barat bukan untuk membuat kerusuhan. Ini adalah bentuk solidaritas institusional dan sikap tegas terhadap ketidakadilan yang mereka nilai telah menciderai kehormatan pemerintahan desa sebagai lembaga negara paling depan dalam pelayanan publik. Pesan yang disampaikan jelas: jika satu desa diusik, ribuan desa lain di Jawa Barat merasa terpanggil untuk bergerak bersama.
Ada dua tuntutan utama yang diusung massa dalam aksi ini. Pertama, pertanggungjawaban PT Pertiwi Lestari terkait dugaan penggunaan tanah kas atau aset Desa Wanasari. Salah satu spanduk yang dibawa massa secara eksplisit menyoroti tuntutan transparansi dan kejelasan hukum atas dugaan pemanfaatan lahan desa oleh pihak perusahaan tersebut. Kedua, proses hukum yang adil dan tuntas terhadap oknum-oknum yang diduga terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap perangkat desa — termasuk anak, menantu, serta anggota Karang Taruna yang menjadi korban.




Komentar