Infrastruktur menjadi sektor yang mendapat alokasi terbesar, yaitu sekitar 40 persen dari total anggaran.
“Alokasi belanja didasarkan pada ketentuan belanja wajib. Sebanyak 20 persen dialokasikan untuk kesehatan, 30 persen untuk kepegawaian, dan 40 persen untuk infrastruktur. Infrastruktur menjadi prioritas utama karena menjadi fondasi bagi sektor pembangunan lainnya,” paparnya.
Endang menegaskan bahwa, fokus pembangunan ke depan akan berlandaskan pada pola belanja wajib (mandatory spending) tersebut.
“Pola anggaran ini menjadi dasar strategis kami untuk mencapai target-target dalam RPJMD,” pungkasnya.




Komentar