Prediksi Samson Mow mengenai kemungkinan Elon Musk akan all-in Bitcoin pada 2026 tidak hanya relevan dari sisi narasi, tetapi juga menarik untuk dikaji melalui perspektif teknikal dan industri kripto. Dalam ekosistem yang sangat dipengaruhi siklus, sentimen, dan data on-chain, pernyataan ini memicu spekulasi mengenai fase pasar berikutnya.
Bitcoin saat ini berada pada tahap pasca-halving, periode yang secara historis sering menjadi fondasi bagi pergerakan harga jangka menengah hingga panjang.
Rekam Jejak Elon Musk dalam Siklus Pasar Kripto
Secara historis, keterlibatan Elon Musk di pasar kripto sering bertepatan dengan fase euforia ritel. Pada 2021, dukungan Tesla terhadap Bitcoin berkontribusi pada lonjakan volume dan volatilitas pasar.
Dari Distribusi ke Akumulasi Ulang?
Penjualan sekitar 75% kepemilikan Bitcoin Tesla pada 2022 dipandang sebagai fase distribusi. Dalam analisis teknikal jangka panjang, fase tersebut sering diikuti oleh periode akumulasi ulang, terutama ketika tekanan makro mulai mereda.
Samson Mow menilai bahwa 2026 bisa menjadi titik di mana aktor besar kembali masuk agresif, bertepatan dengan penurunan suplai Bitcoin pasca-halving.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.




Komentar