Internasional

Maduro Panggil OPEC Hadapi “Invasi” Trump ke Venezuela

Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Karawang – Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, telah mengirimkan permohonan mendesak kepada Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), meminta dukungan kolektif untuk melawan apa yang disebutnya sebagai “ancaman ilegal yang semakin ganas” dari Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Dalam surat resmi yang dikirimkan pada Minggu, 30 November 2025, Maduro menuduh pemerintah AS berupaya “merebut” cadangan minyak terbesar di dunia yang dimiliki Venezuela sebuah klaim yang memicu kekhawatiran luas di kalangan negara produsen energi.

Maduro secara eksplisit meminta solidaritas dari sesama anggota OPEC dan OPEC, menekankan bahwa agresi Washington tidak hanya mengancam kedaulatan Venezuela, tetapi juga berpotensi mengguncang stabilitas pasar energi global.

“Saya berharap dapat mengandalkan upaya terbaik Anda untuk membantu menghentikan agresi ini,” tulis Maduro dalam surat yang dipublikasikan oleh media nasional TeleSUR, menekankan urgensi intervensi OPEC dalam konflik geopolitik yang memanas.

Presiden Venezuela itu juga secara resmi mengutuk penggunaan kekuatan militer “mematikan” terhadap wilayah, rakyat, dan institusi negaranya, seruan yang ditujukan langsung kepada OPEC dan aliansi perluasannya OPEC.

Serangan Rudal Iran Guncang Tel Aviv, Ledakan Besar Terdengar di Israel Tengah

Meskipun memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia—sekitar 303 miliar barel menurut data 2023—Venezuela hanya mampu mengekspor minyak mentah senilai $4,05 miliar tahun lalu, jauh di bawah potensinya, sebagian besar disebabkan oleh sanksi ekonomi ketat yang diberlakukan AS sejak era pertama Trump.

Sebagai salah satu anggota pendiri OPEC pada tahun 1960 bersama Arab Saudi, Iran, Irak, dan Kuwait, Venezuela memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kedaulatan energi melalui kerja sama OPEC, menjadikan permintaan Maduro kali ini lebih dari sekadar seruan diplomatik biasa.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *