Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 23 Oktober 2025, dan sempat viral, videonya beredar di media sosial. Kemudian, persoalan dengan warga tersebut pun selesai karena telah berdamai.
Namun sejumlah warga tetap melayangkan Pengaduan karena menilai kejadian tersebut merupakan sebuah bentuk arogansi.
Pengaduan tiga warga itupun diproses oleh BK DPRD Karawang. Pagi tadi, Senin 24 November 2025, BK DPRD Karawang mulai memeriksa para Pengadu.
Ketua BK DPRD Karawang, Rosmilah mengatakan, agenda hari ini adalah pemanggilan para pengadu untuk dimintai keterangan seputar pengaduan tersebut.
“Hanya klarifikasi dan permintaan keterangan dari pengadu. Selanjutnya kita akan panggil teadu untuk dimintai keterangan, dan klarifikasi,” kata Rosmilah.




Komentar