Cimahi, MAHIDARA – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikalongwetan menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo Kecamatan Cikalongwetan, Selasa, 14 April 2026, pukul 09.00 WIB.
Rapat tersebut melibatkan lebih dari 100 peserta lintas sektor, termasuk seluruh kepala desa, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi, mitra dapur, serta perwakilan lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan se-Kecamatan Cikalongwetan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., Kp., bersama Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dan Danramil Cikalongwetan Kapten Infantri Yudi Komara selaku unsur Forkopimcam.
Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Puskesmas Rende, Kepala UPT DP2KBP3A Rizal Mutakin S. Sos., 13 kepala desa se-kecamatan, 19 kepala SPPG beserta mitra, yayasan dapur, dan ahli gizi masing-masing, ketua MKKS SMA, SMP, K3S SD, serta KKM MTs dan MI se-Kecamatan Cikalongwetan.
Fokus utama rapat Anev pada awal 2026 ini adalah sinkronisasi pelaksanaan program MBG di lapangan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar penyedia atau vendor MBG di wilayah Cikalongwetan telah menjalankan program sesuai standar gizi dan keamanan pangan yang berlaku. Namun demikian, di beberapa titik distribusi, Forkopimcam memberikan catatan perbaikan langsung kepada penyedia guna menjaga kualitas makanan dan mengoptimalkan pelayanan.
Rapat ini juga memperkuat koordinasi antar unsur Forkopimcam—meliputi Polsek, Koramil, dan Kecamatan—dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat pelaksanaan program MBG di tingkat sekolah dan kelompok sasaran prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Penguatan koordinasi ini dinilai penting untuk menekan angka stunting melalui intervensi gizi yang tepat sasaran.
Monitoring yang dilakukan Forkopimcam memastikan distribusi makanan bergizi gratis menjangkau kelompok penerima manfaat yang tepat sesuai tujuan program, yaitu siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Identifikasi sasaran yang akurat menjadi kunci agar program tidak meleset dari target yang telah dirancang.
Kendala operasional di lapangan turut dibahas dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Koordinasi antarsektor difokuskan pada penyelesaian hambatan distribusi serta penyediaan bahan baku lokal untuk menu MBG, sebagai upaya memperkuat ketahanan pasokan di tingkat kecamatan.
Secara keseluruhan, Anev yang diinisiasi Forkopimcam bertujuan memastikan program berjalan lancar, makanan terjamin kehigienisan dan nilai gizinya, serta diterima tepat waktu oleh seluruh penerima manfaat.
Rapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Hasil kegiatan dilaporkan secara resmi oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya kepada Kapolres Cimahi dengan tembusan kepada Waka Polres Cimahi dan Pejabat Utama (PJU) Polres Cimahi.




Komentar