Dalam kondisi cemas, pihak keluarga bersama kerabat mulai melakukan pencarian mandiri di sekitar lingkungan tempat tinggal. Beberapa anggota keluarga bahkan membuat poster pencarian orang hilang dengan foto GA dan menyebarkannya melalui media sosial.
“Saudara korban membuat poster pencarian di media sosial. Ibunya sangat panik dan sempat berniat melapor ke kepolisian. Kami menyarankan agar pencarian difokuskan terlebih dahulu di sekitar rumah dengan didampingi Bhabinkamtibmas,” jelas Iptu Herawati.
Penyebaran poster tersebut membuat kabar hilangnya GA dengan cepat menjadi viral. Ribuan warganet turut memberikan komentar, bahkan sebagian mengaku melihat keberadaan anak tersebut di sejumlah lokasi, yang justru membuat situasi semakin simpang siur.
Pencarian Berujung Fakta Tak Terduga
Setelah beberapa jam pencarian di luar rumah tidak membuahkan hasil, Kapolsek Purwasari menyarankan agar keluarga kembali melakukan penyisiran secara menyeluruh di dalam rumah korban. Saran tersebut terbukti menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus ini.
“Hasil pencarian di luar rumah nihil. Karena itu saya menyarankan agar pencarian difokuskan di dalam rumah, termasuk memeriksa setiap ruangan,” ungkapnya.
Menjelang malam, keluarga akhirnya menemukan GA berada di dalam lemari pakaian di kamar tidurnya sendiri. Korban ditemukan dalam kondisi lemas, meringkuk, dan mengalami kelelahan fisik.
“Hampir malam korban ditemukan di dalam lemari baju miliknya. Kondisinya lemas, kemungkinan karena seharian tanpa makan dan minum serta kekurangan oksigen,” terang Iptu Herawati.
Bukan Penculikan, Melainkan Ketakutan Anak
Dari hasil pemeriksaan dan keterangan korban, polisi memastikan bahwa peristiwa tersebut sama sekali tidak melibatkan unsur penculikan atau tindak pidana. GA mengaku bersembunyi di dalam lemari karena merasa takut dimarahi orang tuanya.
“Korban bersembunyi di dalam lemari karena takut dimarahi orang tua. Ia datang terlambat ke sekolah dan akhirnya tidak jadi masuk,” jelas Kapolsek.
Niat awal GA hanyalah bersembunyi sementara untuk menghindari amarah orang tua. Namun, kondisi lemari yang pintunya sulit dibuka dari dalam justru berubah menjadi perangkap yang membuatnya terjebak selama berjam-jam.
“Lemari tersebut memang jenis yang sulit dibuka dari dalam. Akhirnya korban tidak bisa keluar dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya,” tambahnya.
Kondisi Korban dan Imbauan Kepolisian
Beruntung, GA ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka serius. Setelah mendapatkan perawatan dan pendampingan dari keluarga, kondisi korban berangsur pulih dan kini telah kembali bersekolah seperti biasa.




Komentar