Karawang – Pemerhati Satwa Indonesia (Persatin) dan PT Adhimix PCI Plant Karawang resmi memulai kolaborasi strategis dalam kerangka Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) untuk mengubah lahan terbengkalai seluas sekitar 7 hektare menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis ekologi.
Kawasan yang akan dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, tetapi juga sebagai pusat edukasi lingkungan, konservasi satwa, serta destinasi ekowisata yang melibatkan partisipasi masyarakat lokal.
Langkah awal kolaborasi ini ditandai dengan survei lapangan yang dilakukan tim konsultan RTH Ekologi Persatin pada Selasa (2/12/2025). Tim melakukan pendataan komprehensif terhadap kondisi tanah, kualitas air, serta keberadaan satwa liar di sekitar area.
Kejutan tak terduga muncul ketika tim menemukan mata air alami di tengah lahan. Temuan ini dinilai sebagai aset berharga yang dapat menjadi fondasi pengembangan ekosistem alami yang berkelanjutan.
“Kehadiran mata air alami di lokasi ini adalah anugerah. Ini memungkinkan kita menciptakan ekosistem basah yang mendukung keanekaragaman hayati, sekaligus menjadi sumber irigasi alami untuk tanaman konservasi,” kata salah satu anggota tim survei Persatin.




Komentar