“Keselamatan masyarakat tidak bisa menunggu. Kami akan mendorong Dinas PUPR agar segera melakukan penanganan darurat di titik-titik rawan,” ujarnya.
Usulan Pembangunan Trotoar di Area Rawan
Perlindungan Pejalan Kaki Jadi Perhatian
Dalam kesempatan yang sama, DPRD Karawang juga menyoroti minimnya fasilitas pejalan kaki di sekitar perlintasan kereta api Puri Kosambi. Endang menyebutkan bahwa pembangunan trotoar menjadi kebutuhan mendesak, terutama di kawasan yang ramai dilalui warga setiap hari.
“Banyak anak sekolah dan warga yang berjalan kaki melintasi area ini. Trotoar sangat dibutuhkan untuk melindungi pejalan kaki dari risiko kecelakaan,” kata Endang.
Trotoar Dinilai Penting untuk Keselamatan Anak Sekolah
Keberadaan trotoar dinilai dapat memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Selain itu, trotoar juga diharapkan dapat menertibkan arus lalu lintas dengan memisahkan ruang kendaraan dan pejalan kaki.
DPRD Karawang berkomitmen untuk membawa usulan ini ke dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Komitmen DPRD Karawang Cari Solusi Jangka Panjang
Kemacetan Jadi Agenda Prioritas Pembahasan
Endang menegaskan bahwa persoalan kemacetan Puri Kosambi akan terus menjadi agenda prioritas DPRD Karawang. Ia memastikan pihak legislatif tidak akan berhenti hanya pada tahap penyerapan aspirasi, tetapi juga mengawal proses perencanaan hingga realisasi di lapangan.
“Kami ingin solusi yang benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, pembahasan akan terus kami dorong bersama eksekutif,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Penyelesaian Masalah
Menurut Endang, penyelesaian persoalan kemacetan di Puri Kosambi membutuhkan kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dinas teknis, serta masyarakat. Tanpa dukungan semua pihak, solusi infrastruktur yang direncanakan tidak akan berjalan optimal.
Ia pun mengajak warga untuk terus menyampaikan masukan dan mengawal proses pembangunan agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kesimpulan: Harapan Warga pada Solusi Nyata
Kemacetan di perlintasan kereta api Puri Kosambi telah menjadi persoalan lama yang kini kembali mengemuka. Melalui kegiatan reses, warga menyuarakan harapan besar agar pemerintah daerah dan DPRD Karawang segera menghadirkan solusi konkret, baik melalui pembangunan overpass, perbaikan jalan, maupun penyediaan fasilitas keselamatan.
DPRD Karawang menyatakan komitmennya untuk mengkaji berbagai opsi secara mendalam dan mendorong langkah-langkah cepat demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Warga kini menunggu realisasi nyata dari janji tersebut agar kemacetan kronis di Puri Kosambi tidak terus berulang dari tahun ke tahun.




Komentar