Kabar Daerah Berita

Kemacetan Parah di Perlintasan Puri Kosambi, DPRD Karawang Pertimbangkan Overpass

Dalam forum reses tersebut, Kepala Dusun Puri Kosambi, Asep, menjadi salah satu perwakilan warga yang secara tegas menyampaikan aspirasi masyarakat.
Dalam forum reses tersebut, Kepala Dusun Puri Kosambi, Asep, menjadi salah satu perwakilan warga yang secara tegas menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Hasil kajian awal menunjukkan bahwa pembangunan underpass memiliki keterbatasan ruang, terutama untuk kendaraan besar seperti bus dan truk. Sementara opsi overpass terkendala pada pembebasan lahan karena kondisi wilayah yang relatif sempit dan padat,” jelas Endang.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan perlintasan kereta api tidak bisa dilakukan secara terburu-buru tanpa perencanaan matang, karena berisiko menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Overpass Masih Jadi Opsi yang Dikaji Serius

Meski menghadapi kendala, Endang menegaskan bahwa opsi overpass Puri Kosambi tetap menjadi salah satu alternatif yang terus dikaji oleh DPRD Karawang bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

Ia menilai, solusi jangka panjang harus mampu mengurai kemacetan tanpa mengorbankan keselamatan, kenyamanan, serta kepentingan masyarakat sekitar.

“Kami tidak ingin solusi yang diambil justru menimbulkan masalah baru. Oleh karena itu, semua opsi akan dikaji secara komprehensif, termasuk aspek teknis, sosial, dan anggaran,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran 2026, Peserta Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan

Jalan Rusak dan Ancaman Keselamatan Warga

Lubang Jalan Picu Kecelakaan di Sekitar Puskesmas

Selain kemacetan, warga juga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak di sekitar perlintasan kereta api Puri Kosambi. Salah satu warga, Hj. Susi, menyampaikan bahwa banyaknya lubang di ruas jalan depan Puskesmas setempat kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Ia menyebutkan, pengendara roda dua menjadi pihak yang paling rentan, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun dan lubang jalan tertutup genangan air.

“Lubang-lubang di jalan ini sangat berbahaya. Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan. Kalau malam hari atau hujan, lubangnya tidak terlihat,” ungkap Hj. Susi.

DPRD Dorong Perbaikan Darurat oleh Dinas PUPR

Menanggapi laporan tersebut, Endang Sodikin menegaskan bahwa DPRD Karawang akan segera mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan penanganan darurat.

Menurutnya, perbaikan sementara harus segera dilakukan sembari menunggu rencana perbaikan permanen agar tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak.

Program Bedah Rumah Polres Cimahi Capai 50 Persen, Warga Cikalongwetan Terima Bantuan Hunian Layak

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *