Kabar Daerah

Jelang Natal 2025, Arus Lalu Lintas Trans Jawa Melonjak hingga 42 Persen

Arus kendaraan di ruas jalan tol Trans Jawa terpantau mengalir padat menjelang Hari Raya Natal 2025.
Arus kendaraan di ruas jalan tol Trans Jawa terpantau mengalir padat menjelang Hari Raya Natal 2025.

Cikampek — Arus kendaraan di ruas jalan tol Trans Jawa terpantau mengalir padat menjelang Hari Raya Natal 2025. Peningkatan mobilitas masyarakat yang bergerak dari wilayah barat menuju timur Pulau Jawa menjadi salah satu indikator kuat dimulainya puncak perjalanan libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume lalu lintas yang cukup signifikan sejak H-7 hingga H-1 Natal, atau pada periode 18–24 Desember 2025. Data ini dihimpun sebagai bagian dari pemantauan intensif yang dilakukan selama masa siaga Nataru, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan operasional di lapangan.

Lonjakan Tajam Arus Menuju Wilayah Timur Trans Jawa

Berdasarkan catatan resmi JTT, sebanyak 290.558 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Wilayah Timur Trans Jawa. Angka tersebut melonjak 42,67 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di kisaran 203.658 kendaraan.

Kenaikan ini menegaskan bahwa Tol Trans Jawa masih menjadi tulang punggung utama mobilitas darat antarkota dan antarprovinsi, terutama bagi masyarakat yang hendak merayakan Natal di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di sisi lain, kendaraan yang bergerak dari arah Wilayah Timur menuju barat juga menunjukkan peningkatan, meski tidak setinggi arus sebaliknya. Tercatat 203.097 kendaraan melintas ke arah barat, atau naik 1,69 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 199.725 kendaraan. Pola ini mencerminkan dominasi arus mudik Natal yang cenderung satu arah, terutama menjelang hari raya.

Program Bedah Rumah Polres Cimahi Capai 50 Persen, Warga Cikalongwetan Terima Bantuan Hunian Layak

Jawa Tengah, Titik Kritis Arus Trans Jawa

Peningkatan lalu lintas paling mencolok terjadi di wilayah Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai simpul utama perjalanan Trans Jawa.

Di Gerbang Tol Kalikangkung, arus kendaraan menuju Semarang pada periode H-7 hingga H-1 tercatat sebanyak 168.129 kendaraan, melonjak 54,37 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, arus keluar Semarang mencapai 127.345 kendaraan, naik 24,52 persen dari lalu lintas normal.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *