Breaking News Infrastruktur: Arus Kendaraan Masih Tinggi Pasca Tahun Baru
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat bahwa volume lalu lintas kendaraan di sejumlah ruas tol Regional Nusantara masih mengalami peningkatan signifikan hingga berakhirnya periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Berdasarkan data resmi yang dirilis pada 5 Januari 2026, peningkatan lalu lintas ini terpantau sejak H-7 Natal 2025 hingga H+3 Tahun Baru 2026, atau dalam rentang waktu 18 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026. Fenomena tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama dan setelah libur panjang akhir tahun, khususnya di wilayah-wilayah yang menjadi simpul transportasi dan destinasi utama.
Total Lalu Lintas Tembus 3,6 Juta Kendaraan
Naik 8,4 Persen Dibanding Kondisi Normal
Secara keseluruhan, total volume lalu lintas yang tercatat di ruas tol Regional Nusantara mencapai 3.665.089 kendaraan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8,4 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 3.381.351 kendaraan.
Peningkatan tersebut tidak terjadi secara merata, melainkan terkonsentrasi di empat ruas tol utama yang berada di bawah pengelolaan Regional Nusantara. Keempat ruas ini berperan strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta akses menuju bandara, kawasan pariwisata, dan pusat pertumbuhan ekonomi regional.
Empat Ruas Tol dengan Lonjakan Lalu Lintas Tertinggi
Tol MKTT, Balsam, Mabit, dan Solo–Yogyakarta Jadi Sorotan
Empat ruas tol Regional Nusantara yang tercatat mengalami peningkatan signifikan selama periode Nataru 2025/2026 meliputi:
- Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT)
- Ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam)
- Ruas Tol Manado–Bitung (Mabit)
- Ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan
Tol MKTT: Akses Bandara Jadi Pemicu Lonjakan
Ruas Tol MKTT mencatat total volume lalu lintas sebesar 314.028 kendaraan, atau meningkat 16,2 persen dibandingkan volume normal sebanyak 270.293 kendaraan.




Komentar