Tanpa pendekatan yang inklusif, ada risiko sebagian masyarakat tertinggal dalam memahami hak dan kewajiban mereka di ruang digital.
Kolaborasi Pentahelix dalam Implementasi PP Tunas
Bagaimana Model Kolaborasi Didorong?
Dalam diskusi tersebut, Indriyatno juga mendorong kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix. Model ini melibatkan pemerintah, industri, masyarakat sipil, think tank, serta komunitas dalam satu kerangka kerja bersama.
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan implementasi PP Tunas berjalan komprehensif dan tidak hanya bertumpu pada satu pihak.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pendekatan horizontal di tingkat pusat saja tidak cukup. Penguatan di tingkat lokal menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani.
“Pendekatan ke pemerintah daerah dan komunitas lokal masih menjadi pekerjaan rumah,” ujarnya.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal dinilai krusial karena merekalah yang lebih memahami kondisi sosial masyarakat setempat.
Peran Pemerintah Daerah dan Komunitas
Implementasi regulasi nasional seringkali menghadapi tantangan ketika diterapkan di tingkat daerah. Oleh karena itu, keterlibatan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar kebijakan dapat diterjemahkan secara efektif.
Komunitas lokal juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan literasi digital secara lebih dekat dan relevan dengan masyarakat.
Tanpa dukungan dari level lokal, implementasi PP Tunas berisiko hanya menjadi kebijakan normatif yang sulit diukur dampaknya secara nyata.
Penegakan Berbasis Risiko dalam PP Tunas
Risiko Penyeragaman dalam Implementasi
Senior Research and Policy Analyst CIPS, Jimmy Daniel Berlianto, menyoroti potensi risiko jika implementasi PP Tunas dilakukan secara terlalu seragam terhadap seluruh jenis layanan digital.
Menurutnya, regulasi tersebut pada dasarnya telah dirancang dengan pendekatan berbasis risiko. Artinya, tidak semua fitur dan layanan dikenakan kewajiban yang sama.
Fokus utama regulasi adalah memastikan layanan dengan risiko tinggi mampu menurunkan tingkat risikonya atau memiliki parameter pengamanan yang memadai.




Komentar