Kabar Daerah

Honor RT/RW Desa Cikampek Timur Diduga Dipotong Sepihak, Inspektorat Diminta Turun Tangan

Ilustrasi: Honor RT/RW Desa Cikampek Timur Diduga Dipotong Sepihak
Ilustrasi: Honor RT/RW Desa Cikampek Timur Diduga Dipotong Sepihak

Kondisi ini memunculkan rasa kecewa di kalangan RT/RW. Sebab, honor yang mereka terima selama ini dianggap tidak sebanding dengan beban tugas di lapangan, mulai dari pelayanan administrasi warga hingga menjaga kondusivitas lingkungan.

Ada Rasa Sungkan untuk Menolak

Lebih jauh, aparatur lingkungan tersebut mengaku tidak memiliki ruang yang cukup untuk menyampaikan keberatan secara terbuka. Relasi struktural antara kepala desa dan RT/RW disebut menjadi faktor utama munculnya rasa sungkan dan kekhawatiran.

“Kami sebenarnya keberatan, tapi merasa tidak punya kuasa untuk menolak. Takut berdampak pada hubungan kerja,” ujarnya.

Pengakuan ini mencerminkan adanya persoalan relasi kekuasaan di tingkat desa yang dinilai perlu dikelola secara lebih sehat dan profesional, agar tidak menimbulkan ketimpangan dan rasa tertekan di kalangan aparatur.

Sorotan pada Gaya Kepemimpinan Kepala Desa

Kantor Desa Cikampek Timur

Kantor Desa Cikampek Timur

Tak hanya soal honor, sumber yang sama juga menyoroti gaya kepemimpinan Kepala Desa Cikampek Timur yang dinilai kurang komunikatif. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia menyebut adanya penyampaian yang terkesan menekan, khususnya saat membicarakan dukungan dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendatang.

Program Bedah Rumah Polres Cimahi Capai 50 Persen, Warga Cikalongwetan Terima Bantuan Hunian Layak

“Permintaan dukungan Pilkades itu disampaikan dengan nada yang membuat kami merasa terbebani. Seolah ada tekanan, bukan sekadar ajakan,” tuturnya.

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *