Karawang, MAHIDARA – Distribusi air bersih Karawang kembali menyasar wilayah terdampak kekeringan di bagian selatan kabupaten. Pada Sabtu (10/10/2026), personel gabungan menyalurkan 27.000 liter air bersih kepada 447 kepala keluarga (KK) atau 1.329 jiwa di tiga titik Desa Kertasari, Kecamatan Pangkalan.
Kronologi Distribusi Air Bersih di Desa Kertasari
Distribusi air bersih di Desa Kertasari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 09.00 hingga 19.30 WIB. Petugas menyalurkan 27.000 liter air ke tiga titik di Kampung Lamping dan Kampung Geredeg bagi 447 KK atau 1.329 jiwa yang terdampak kekeringan.
Kegiatan itu memakan waktu sekitar sepuluh setengah jam. Petugas bekerja dari pagi hingga malam hari. Laporan kegiatan tidak memuat rincian armada maupun sumber air yang dipakai.
Tiga Titik Distribusi dan Jumlah Warga Penerima
Laporan kegiatan mencatat tiga titik distribusi dengan jumlah penerima yang berbeda. Kampung Lamping menjadi titik dengan KK terbanyak, yakni 224 KK atau 647 jiwa. Jumlah itu setara sekitar separuh dari seluruh KK penerima.
| Titik Distribusi | RT/RW | KK | Jiwa |
|---|---|---|---|
| Kampung Lamping | 001/001 | 224 | 647 |
| Kampung Geredeg | 005/002 | 84 | 345 |
| Kampung Geredeg | 006/002 | 139 | 337 |
| Total | 447 | 1.329 |
Dua RT di Kampung Geredeg, yaitu RT 005 dan RT 006 di RW 002, mencatat total 223 KK atau 682 jiwa. Jumlah jiwa di Geredeg justru melampaui Lamping, meski jumlah KK-nya satu lebih sedikit. RT 005 mencatat 84 KK dengan 345 jiwa, sedangkan RT 006 mencatat 139 KK dengan 337 jiwa. RT 006 punya KK lebih banyak daripada RT 005, tetapi jumlah jiwanya sedikit lebih rendah.
Bila dibagi rata, 27.000 liter itu setara sekitar 60 liter untuk setiap KK atau sekitar 20 liter untuk setiap jiwa. Angka tersebut hanya hitungan rata-rata sederhana dari data laporan. Pembagian sebenarnya di lapangan bisa berbeda antartitik.
Unsur yang Terlibat dalam Penyaluran Air Bersih
Kegiatan ini melibatkan unsur kebencanaan dan kepramukaan. Pramuka menurunkan sembilan orang, sehingga menjadi unsur dengan personel terbanyak. Taruna Siaga Bencana (Tagana) menyertakan delapan orang. Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing menyertakan satu orang.
Aparat Desa Kertasari juga ikut bertugas di lapangan. Laporan tidak merinci jumlah aparat desa. Tanpa aparat desa, total personel dari keempat unsur itu mencapai 19 orang.
Sumber: https://mahidara.co/distribusi-air-bersih-karawang-desa-kertasari-pangkalan/

