Kedua Jenal juga mempertanyakan kebijakan-kebijakan yang diimplementasikan oleh KDM, “Apakah kebijakan yang diimplementasikan benar-benar lahir dari politik yang bersih, tanpa prakondisi, dan bebas dari kepentingan transaksional, itu juga harus dijawab dan dibuktikan,” imbuhnya.
“Yang ketiga, adakah jaminan bahwa setiap proyek pembangunan dilelang secara terbuka dan objektif, tanpa adanya praktik pengkondisian yang menguntungkan pihak tertentu,” lanjutnya.
Jenal juga mengingatkan agar masyarakat tidak terbuai oleh konten media sosial yang terstruktur rapi.
“Publik harus bersikap sabar dan kritis dalam menilai, dengan hanya melihat pada bukti nyata selama masa jabatan. Bukan pada konten yang terstruktur,” ucap Jenal.
Jenal mengaskan, catatan refleksi ini menegaskan bahwa untuk saat ini, KDM dinilai telah berhasil membangun citra yang kuat dan memengaruhi persepsi masyarakat Jawa Barat.




Komentar