Langkah ini dinilai inovatif karena mengubah masalah lingkungan menjadi solusi energi. Tanaman yang sebelumnya menjadi beban ekosistem kini dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya bernilai guna.
Performa Tetap Andal untuk Kebutuhan Sehari-hari
Meski berbahan dasar kertas, Flint mengklaim bahwa performa baterainya setara dengan baterai alkaline biasa. Tegangan dan daya tahan baterai dirancang stabil untuk penggunaan sehari-hari.
Baterai ini memang tidak ditujukan untuk perangkat berdaya tinggi, tetapi sangat cocok untuk kebutuhan umum seperti remote, jam, atau mainan. Dalam konteks tersebut, baterai kertas Flint menawarkan keseimbangan antara performa, keamanan, dan kepedulian lingkungan.
Siap Hadir ke Pasar pada 2026
Flint menargetkan baterai kertas AA dan AAA ini mulai tersedia secara komersial pada tahun 2026. Di tengah maraknya pengembangan teknologi baterai canggih, solusi Flint justru menonjol karena kesederhanaannya.
Jika berhasil diadopsi secara luas, baterai kertas ini berpotensi mengurangi limbah baterai sekali pakai yang selama ini menjadi masalah global. Sebuah langkah kecil dari bahan sederhana, namun berdampak besar bagi lingkungan.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.




Komentar