Secara keseluruhan, terdapat 64 rest area yang dioperasikan, terdiri dari 59 rest area operasional dan 5 rest area fungsional.
Namun, meningkatnya jumlah kendaraan juga berdampak pada kepadatan di rest area. Oleh karena itu, pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu istirahat secara bijak.
Alternatif Rest Area di Luar Jalan Tol
Sebagai langkah tambahan, Jasa Marga menyediakan 10 lokasi SPBU yang dapat digunakan sebagai rest area alternatif.
Lokasi tersebut tersebar di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa, mulai dari KM 72 Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 444 Jalan Tol Semarang-Solo.
Fasilitas yang tersedia di rest area alternatif ini meliputi:
- Toilet
- Tempat istirahat
- Tenant UMKM
- Layanan pengisian bahan bakar
Pengguna jalan dapat keluar tol untuk beristirahat dan kembali masuk melalui gerbang tol yang sama tanpa dikenakan biaya tambahan, selama tidak mengubah rute perjalanan.
Imbauan untuk Pemudik: Keselamatan Jadi Prioritas
Persiapan Sebelum Perjalanan
Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum memulai perjalanan mudik.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Memastikan kendaraan dalam kondisi prima
- Mengatur waktu perjalanan dengan baik
- Memanfaatkan rest area secara efisien
- Memastikan kecukupan bahan bakar
- Menyiapkan saldo uang elektronik
Patuhi Aturan dan Arahan Petugas
Selain persiapan teknis, pemudik juga diingatkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
Kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan selama arus mudik.
Akses Informasi Lalu Lintas Secara Real-Time
Kanal Informasi Resmi Jasa Marga
Untuk membantu pengguna jalan mendapatkan informasi terkini, Jasa Marga menyediakan berbagai kanal komunikasi.
Informasi lalu lintas dapat diakses melalui:
- Call Center Jasa Marga di nomor 133
- Media sosial resmi seperti X (@PTJASAMARGA)
- Radio Travoy FM di Sonora 92.0 FM
- Aplikasi mobile Travoy
Dengan adanya kanal ini, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time serta mendapatkan bantuan jika diperlukan.
Kesimpulan: Mobilitas Tinggi Tandai Mudik Lebaran 2026
Lonjakan volume lalu lintas yang mencapai 1,4 juta kendaraan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Puncak arus mudik yang terjadi pada H-3 menjadi indikasi bahwa sebagian besar masyarakat memilih waktu perjalanan mendekati hari raya.




Komentar