Sementara itu, melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju Bandung, terdapat 265.487 kendaraan dengan peningkatan sebesar 6,8 persen dari lalu lintas normal.
Secara keseluruhan, total kendaraan menuju arah timur mencapai 788.710 unit, atau meningkat 66,5 persen dibandingkan kondisi normal.
Arah Barat dan Selatan Tetap Mengalami Kenaikan
Untuk arah barat, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikupa menuju Merak tercatat sebanyak 402.945 unit. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,7 persen dari kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang menuju arah selatan melalui Gerbang Tol Ciawi menuju kawasan Puncak mencapai 292.048 unit, meningkat 3,8 persen dibandingkan lalu lintas biasa.
Meskipun kenaikannya tidak sebesar jalur timur, kedua jalur ini tetap menunjukkan peningkatan signifikan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan untuk Antisipasi Kepadatan
Pemberlakuan One Way dan Contraflow
Menghadapi lonjakan volume kendaraan yang signifikan, pihak kepolisian bersama Jasa Marga menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Rekayasa yang diterapkan meliputi sistem one way nasional dan contraflow di sejumlah ruas jalan tol utama.
Menurut Rivan, kebijakan ini dilakukan berdasarkan diskresi kepolisian dengan mempertimbangkan data lalu lintas, pantauan CCTV, serta laporan petugas di lapangan.
“Hingga saat ini masih berlangsung rekayasa lalu lintas one way dan contraflow melalui diskresi Kepolisian,” ujarnya.
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan, terutama di jalur-jalur utama yang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Strategi Pengelolaan Rest Area dan Fasilitas Pendukung
Total 64 Rest Area Disiapkan
Dalam menghadapi lonjakan arus mudik, Jasa Marga juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk rest area.




Komentar