Arus Mudik Lebaran 2026 Memuncak, 1,4 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
MAHIDARA – Volume Lalu Lintas Meninggalkan Wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-3 Lebaran 2026 mencapai 1,4 juta kendaraan berdasarkan data resmi PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang dirilis pada 19 Maret 2026. Lonjakan arus mudik ini menjadi indikator utama meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa total kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode 11 hingga 18 Maret 2026 mencapai 1.483.703 unit. Angka tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama yang menjadi jalur distribusi utama arus mudik.
Data tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 30,1 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di angka 1.140.021 kendaraan. Kenaikan ini memperlihatkan tren mobilitas tinggi masyarakat dalam menyambut momentum Lebaran.
Puncak Arus Mudik Terjadi pada H-3 Lebaran
Lonjakan Tertinggi Terjadi pada 18 Maret 2026
Puncak arus mudik Lebaran 2026 tercatat terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek mencapai 270.315 unit hanya dalam satu hari.
Jumlah ini meningkat drastis sebesar 98,3 persen dibandingkan lalu lintas normal harian yang hanya mencapai 136.326 kendaraan. Selain itu, angka tersebut juga melampaui puncak arus mudik tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 258.383 kendaraan.
Menurut Rivan, angka ini menjadi yang tertinggi selama periode arus mudik tahun 2026 hingga saat ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memilih melakukan perjalanan pada mendekati hari raya.
Distribusi Kendaraan Berdasarkan Arah Tujuan
Dari total 1,4 juta kendaraan yang keluar dari Jabotabek, distribusi lalu lintas terbagi ke tiga arah utama, yaitu timur, barat, dan selatan.
Sebagian besar kendaraan, yakni 788.710 unit atau 53,1 persen, menuju arah timur yang mencakup jalur Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 402.945 kendaraan atau 27,2 persen menuju arah barat (Merak), dan 292.048 kendaraan atau 19,7 persen menuju arah selatan (Puncak).
Distribusi ini menunjukkan bahwa jalur menuju Pulau Jawa bagian timur masih menjadi favorit utama para pemudik.
Rincian Arus Lalu Lintas di Empat Gerbang Tol Utama
Arah Timur Mendominasi Pergerakan Kendaraan
Arus lalu lintas menuju arah timur menjadi yang paling dominan selama periode mudik Lebaran 2026.
Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa, tercatat sebanyak 523.223 kendaraan melintas. Angka ini meningkat sangat signifikan hingga 132,4 persen dibandingkan kondisi normal.




Komentar