Kabar Daerah

869 Ribu Peserta PBI JKN Kembali Aktif, Kemensos Pastikan Reaktivasi dan Peralihan Terus Diproses

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebutkan bahwa dari total 11 juta peserta PBI JKN yang sebelumnya dinonaktifkan, sebanyak lebih dari 869 ribu peserta telah kembali aktif
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebutkan bahwa dari total 11 juta peserta PBI JKN yang sebelumnya dinonaktifkan, sebanyak lebih dari 869 ribu peserta telah kembali aktif

869 Ribu Peserta PBI JKN Kembali Aktif, Kemensos Pastikan Reaktivasi dan Peralihan Terus Diproses

MAHIDARA – 869 ribu peserta PBI JKN kembali aktif setelah sebelumnya dinonaktifkan dari total 11 juta kepesertaan, demikian disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam pemaparan resmi terkait perkembangan data reaktivasi dan peralihan Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN). Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa mekanisme reaktivasi dan peralihan segmen pembiayaan masih terus berjalan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul usai menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan secara rinci perkembangan jumlah peserta yang telah kembali aktif maupun yang beralih ke skema pembiayaan lain.

Penjelasan Mensos Soal 869 Ribu Peserta PBI JKN Kembali Aktif

Dari 11 Juta Nonaktif, 869 Ribu Sudah Diaktifkan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebutkan bahwa dari total 11 juta peserta PBI JKN yang sebelumnya dinonaktifkan, sebanyak lebih dari 869 ribu peserta telah kembali aktif melalui berbagai skema.

“Dari 11 juta yang kemarin nonaktif, sejumlah 869.000 telah aktif kembali melalui berbagai skema,” ujar Gus Ipul.

Data tersebut menunjukkan bahwa proses evaluasi dan penyesuaian kepesertaan masih berlangsung. Pemerintah melakukan penelusuran ulang untuk memastikan siapa saja yang memang berhak mendapatkan bantuan iuran jaminan kesehatan melalui skema PBI JKN.

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran 2026, Peserta Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan

Rincian Skema Reaktivasi dan Peralihan

Gus Ipul merinci, dari total 869 ribu peserta yang kembali aktif:

  • 132.507 peserta melakukan reaktivasi kembali ke segmen PBI JKN.
  • 405.965 peserta beralih pembiayaan ke pemerintah daerah melalui skema PBPU/BP Pemda.
  • 184.357 peserta beralih ke segmen pegawai negeri atau BUMD/BUMN.
  • 88 peserta beralih pembiayaan ke perusahaan swasta tempat mereka bekerja.
  • 147.046 peserta memilih pindah ke segmen mandiri.

Selain itu, terdapat peningkatan kelas kepesertaan, yakni 6.993 peserta naik ke kelas 2 dan 2.990 peserta naik ke kelas 1.

Menurut Gus Ipul, peralihan tersebut menjadi indikator bahwa sebagian data sebelumnya belum sepenuhnya tepat sasaran.

“Karena status mereka adalah pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Jadi masih ada ini cukup besar jumlahnya, ini sebagai salah satu penanda bahwa dulu memang belum sepenuhnya tepat sasaran,” jelasnya.

Mengapa 11 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan?

Evaluasi Ketepatan Sasaran Bantuan

Penonaktifan 11 juta peserta PBI JKN dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial. Pemerintah menilai perlu dilakukan penyesuaian agar program jaminan kesehatan benar-benar menyasar masyarakat yang masuk kategori tidak mampu.

Program Bedah Rumah Polres Cimahi Capai 50 Persen, Warga Cikalongwetan Terima Bantuan Hunian Layak

Sebagian besar dari 11 juta peserta tersebut dinilai memang sesuai kriteria, namun ada pula yang perlu diverifikasi ulang. Karena itu, Kemensos membuka mekanisme reaktivasi bagi masyarakat yang terbukti masih memenuhi syarat sebagai penerima PBI JKN.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *