Kabar Daerah Berita

Volume Lalu Lintas Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat Jelang Libur Imlek 2026

Volume lalu lintas Jabodetabek dan Jawa Barat pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 tercatat mengalami peningkatan signifikan di sejumlah gerbang tol utama
Volume lalu lintas Jabodetabek dan Jawa Barat pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 tercatat mengalami peningkatan signifikan di sejumlah gerbang tol utama

Volume Lalu Lintas Jabodetabek dan Jawa Barat Naik pada H-1 Libur Panjang Tahun Baru Imlek 2026

MAHIDARA – Volume lalu lintas Jabodetabek dan Jawa Barat pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 tercatat mengalami peningkatan signifikan di sejumlah gerbang tol utama, terutama menuju kawasan wisata Puncak, Bogor, serta arah Bandung dan Rancaekek. Lonjakan arus kendaraan ini terpantau pada Minggu, 15 Februari 2026 atau H-1 libur panjang Imlek.

Data tersebut dirilis resmi oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) melalui siaran pers tertanggal 16 Februari 2026 di Jakarta. Pencatatan dilakukan di sejumlah gerbang tol strategis wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat sebagai bagian dari pemantauan arus mudik dan pergerakan masyarakat selama periode libur nasional.

Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang Tahun Baru Imlek untuk berwisata maupun melakukan perjalanan ke luar kota.

Lonjakan Kendaraan Menuju Puncak dan Bandung

Arah Puncak Bogor Melalui GT Ciawi 1 Naik 23,19 Persen

Berdasarkan data JMT, arus kendaraan dari Jabodetabek menuju kawasan wisata Puncak, Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 mengalami peningkatan signifikan.

Tercatat sebanyak 40.485 kendaraan melintas pada H-1 libur panjang Imlek 2026. Angka ini meningkat 23,19 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebanyak 32.865 kendaraan.

Posko Mudik BPJS Kesehatan 2026 Dibuka, Pemudik Bisa Akses Layanan Kesehatan Gratis

Lonjakan ini menunjukkan bahwa kawasan Puncak masih menjadi destinasi favorit masyarakat Jabodetabek saat libur panjang. Faktor kedekatan geografis dan daya tarik wisata alam menjadi alasan utama tingginya arus kendaraan ke wilayah tersebut.

Arah Bandara Soekarno-Hatta Justru Turun

Berbeda dengan arah wisata, arus kendaraan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui GT Cengkareng tercatat lebih rendah dibandingkan kondisi normal.

Sebanyak 64.735 kendaraan tercatat melintas, atau turun 6,07 persen dari volume normal 68.916 kendaraan. Penurunan ini mengindikasikan sebagian masyarakat lebih memilih perjalanan darat jarak dekat dibandingkan penerbangan selama periode libur panjang kali ini.

Pergerakan Lalu Lintas di Jawa Barat

Total 75.546 Kendaraan Menuju Rancaekek dan Bandung

Di wilayah Jawa Barat, peningkatan volume lalu lintas juga terpantau menuju Rancaekek melalui GT Cileunyi dan ke Kota Bandung melalui GT Pasteur.

Total kendaraan yang melintas menuju dua wilayah tersebut tercatat sebanyak 75.546 kendaraan. Angka ini meningkat 14,37 persen dibandingkan volume transaksi normal yang mencapai 66.052 kendaraan.

Operasional Kereta Cepat Whoosh Kembali Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026

Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat sebanyak 69.025 kendaraan, naik 1,45 persen dari volume normal 68.039 kendaraan.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *